Kecaman Keras Laksamana Yudo LGBT Melanggar Moral, TNI AL yang Idap Bakal Dipecat

Laksamana Yudo Margono singgung soal LGBT dan ancam lakukan pemecatan pada prajuritnya yang melakukan pelanggaran moral tersebut.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Kecaman Keras Laksamana Yudo LGBT Melanggar Moral, TNI AL yang Idap Bakal Dipecat
KASAL Laksamana TNI Yudo Margono. ©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, menyebut sanksi pemecatan akan diberlakukan bagi prajurit terlibat pelanggaran moral Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Hal tersebut disampaikan Yudo saat memberikan pembekalan kepada Taruna Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) ke-66.

Dalam kesempatan itu, Yudo berpesan agar setiap lulusan AAL harus memiliki karakter kuat dan kemampuan memimpin serta kompetensi sebagai tentara profesional. Simak ulasannya:

Melansir dalam unggahan di Instagram @tni_angkatan_laut, Laksamana Yudo diketahui tengah memberikan pembekalan kepada Taruna Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) ke-66 di Indoor Sport Kesatrian Akademi Angkatan Laut, Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, Yudo menyinggung soal pelanggaran moral LGBT. Menurutnya, degradasi moral secara nyata memang tengah terjadi di kalangan generasi muda. Apalagi mereka kata dia termasuk kaum yang sangat rentan dengan pengaruh global.

"Gerakan kaum LGBT sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama dan ideologi negara. Hal ini merupakan ancaman moral yang belakangan harus dihadapi," kaya Yudo.

Yudo menegaskan, bagi prajurit ketahuan melakukan pelanggaran moral LGBT terancam diberhentikan atau dipecat dari kedinasan. Hal itu disebabkan karena LGBT sendiri dianggap bertentangan dengan ideologi negara, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, Trisila TNI AL, dan Hree Dharma Shanty."Ancamannya adalah pemecatan dari kedinasan," kata Yudo.

Lebih lanjut, menurut Yudo, masuknya paham radikalisme dan ekstrimisme di kalangan masyarakat saat ini cukup mengkhawatirkan terlebih di lingkungan TNI yang merupakan alat negara.

Oleh karena itu, Yudo berpesan agar setiap  lulusan AAL mesti memiliki karakter yang kuat dan kemampuan memimpin serta kompetensi sebagai tentara profesional."Jangan hanya karena jabatan kalian saling menjatuhkan satu sama yang lain. Sulit mencapai sukses tanpa saling membantu. Kalian harus kuat dari sekarang, tantangan jaman kalian jauh lebih berat daripada jaman saya, maka dari itu kalian harus bersama-sama bahu membahu dan saling membantu," pungkasnya

Rekomendasi