Presiden ke-7 RI Joko Widodo ikut mengenang kepergian Paus Fransiskus pada Senin (21/4) di usia ke-88 tahun.
Pertemuan keduanya terakhir kali dilakukan saat Paus Fransiskus melakukan kunjungan ke Indonesia pada September 2024.
Pada saat itu, pemimpin Gereja Katolik dunia tersebut disambut dengan upacara kenegaraan yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 4 September 2024.
Kunjungan ini sangat bersejarah karena kali terakhir Paus datang ke Indonesia terjadi lebih dari tiga dekade yang lalu, yakni Paus Paulus VI pada tahun 1970 dan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.
Lewat video di akun Instagram pribadinya @Jokowi, Jokowi mengunggah kenangan terakhir saat bersama dengan Paus Fransiskus di Indonesia. Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Jokowi memuji sosok Paus Fransiskus sebagai pemimpin yang penuh kasih hingga menyentuh banyak orang.
Menurutnya, Paus selalu menjadi teladan siapapun tanpa memandang latar belakang seseorang.
"Kepemimpinan dan kasih Sri Paus Fransiskus telah menyentuh banyak orang dari berbagai latar belakang di seluruh dunia," tulisnya.
Jokowi mengenang saat keduanya bertemu di Istana Negara pada September 2024 lalu. Ia bahkan bersaksi bahwa sosok Paus memang dapat menjadi simbol persaudaraan di tengah perbedaan.
"Saya masih ingat dengan jelas pertemuan kami saat kunjungan beliau ke Indonesia. Dengan kehangatan, kesederhanaan, dan ketulusannya, beliau menjadi contoh nyata kekuatan persaudaraan di tengah perbedaan," sambungnya.
Advertisement
Jokowi memuji kontribusi Paus Fransiskus dalam menjaga perdamaian dunia. Salah satunya saat ia menyinggung peran Paus dalam konflik Israel dan Palestina.
Menurutnya, Paus menjadi salah satu orang yang tak pernah berhenti menyuarakan perdamaian dan kemerdekaan bagi Palestina.
"Sri Paus Fransiskus tidak pernah lelah menyerukan perdamaian, termasuk harapan akan perdamaian konflik dan kemerdekaan untuk rakyat Palestina," tandasnya.
Lebih lanjut, Jokowi memuji sosok Paus yang selalu menjadi inspirasi untuk menjaga persatuan dan toleransi antarumat beragama.
"Keteladanan Sri Paus Fransiskus menjadi inspirasi banyak orang, juga umat katolik di Indonesia yang menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan, menyebarkan kasih dan toleransi antarumat beragama. Turut berduka cita atas wafatnya Sri Paus Fransiskus. Selamat jalan jiwa mulia. Selamat beristirahat dalam kedamaian," pungkasnya.