Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan rotasi jabatan terhadap 237 perwira tinggi (pati) TNI. Letjen Kunto Arief Wibowo menjadi salah satu dari ratusan pati yang dirotasi dari posisinya.
Sebelumnya, dia menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) 1. Kini, Kunto ditunjuk untuk menduduki jabatan Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Sementara posisi Pangkogabwilhan 1 yang baru diisi oleh mantan ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yakni Laksamana Madya (Laksdya) Hersan. Hal tersebut sesuai dengan surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025.
Advertisement
Diketahui, Hersan sebelumnya menjabat sebagai Panglima Koarmada (Pangkoarmada) III di Sorong, Papua Barat Daya. Selain rotasi jabatan, Hersan juga mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Laksamana Muda (Laksda) menjadi Laksamana Madya (Laksdya).
Dia dikenal sebagai salah satu mantan ajudan Presiden Joko Widodo pada awal masa jabatannya di tahun 2014, bersama Marsekal TNI M. Tonny Harjono dan Letjen TNI Widi Prasetijono. Hersan menjadi ajudan terakhir dari ketiganya yang memperoleh kenaikan pangkat bintang tiga.
Hersan sendiri tercatat sebagai lulusan dari Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1994. Selain ajudan Presiden, dia juga pernah menduduki berbagai posisi penting di militer. Seperti Komandan Lanal Palembang, Koorsmin Kasal, Asrena Kaskogabwilhan II, Danguspurla Koarmada II, serta Staf Khusus Kasal.
Hersan juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden, Panglima Komando Armada III dan terakhir saat ini adalah Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I.
Jabatan Pangkogabwilhan I itu saat ini kembali diisi oleh pati dari TNI Angkatan Laut (AL). Diketahui, Letjen Kunto Arief merupakan pati TNI Angkatan Darat (AD) pertama yang menduduki jabatan tersebut. Sebelumnya, posisi itu selalu diisi oleh pati dari TNI AL.
Sebagai informasi, Letjen Kunto Arief merupakan putra dari Wakil Presiden (Wapres) RI periode 1993-1998 sekaligus mantan Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Advertisement
Rotasi jabatan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 yang ditandatangani oleh Jenderal Agus di Jakarta pada Selasa, 29 April 2025.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, dalam keterangan persnya di Jakarta pada Rabu (30/4/2025), menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi dalam tubuh TNI merupakan bagian dari pembinaan karier serta kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berubah.
“Proses mutasi ini adalah bagian dari mekanisme pembinaan SDM TNI sekaligus bentuk penyesuaian terhadap dinamika tugas yang semakin kompleks,” ungkap Brigjen Kristomei dilansir Antara, Kamis (1/5/2025).
Dia juga berharap agar seluruh perwira tinggi yang mendapat jabatan baru mampu mengemban tanggung jawab dengan semangat profesionalisme, loyalitas tinggi, dan dedikasi yang kuat.
Dari total 237 perwira tinggi yang tercantum dalam surat keputusan tersebut, sebanyak 109 berasal dari TNI Angkatan Darat, sedangkan masing-masing 64 lainnya dari TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara.