Ikuti Jejaknya jadi Polisi, Tangis Haru Ibu Theodore Gomgom Tahu Sang Anak Raih Adhi Makayasa

Berikut cerita tangis haru Ibu Theodore Gomgom saat tahu sang anak berhasil meraih Adhi Makayasa.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Ikuti Jejaknya jadi Polisi, Tangis Haru Ibu Theodore Gomgom Tahu Sang Anak Raih Adhi Makayasa
Ikuti Jejaknya jadi Polisi, Tangis Haru Ibu Theodore Gomgom Tahu Sang Anak Raih Adhi Makayasa (Merdeka.com)

Berikut cerita tangis haru Ibu Theodore Gomgom saat tahu sang anak berhasil meraih Adhi Makayasa.

Bagaimana tidak, Brigadir Taruna ini berhasil menjadi lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2024.

Ia juga sekaligus dinobatkan sebagai peraih Adhi Makayasa tahun 2024.

Keberhasilan Theodore meraih Adhi Makayasa disambut isak tangis haru oleh sang Ibu.

Lantas bagaimana cerita selengkapnya?

Melansir dari akun YouTube Akademi Kepolisian, Kamis (11/7), simak ulasan informasinya berikut ini.

Brigadir Taruna Theodore Gomgom Octofarrel De Fatima berhasil meraih prestasi gemilang.

Ia dinobatkan sebagai peraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian tahun 2024.

Prestasi luar biasa yang diraih Theodore ini menjadikannya puncak dari perjalanan panjang dan penuh dedikasinya di Akpol.

Tidak hanya Theodore saja, kedua orang tuanya juga turut bahagia dan bangga atas prestasi yang diraih.

Melalui podcast Akademi Kepolisian, Theodore menceritakan bagaimana detik-detik Ia mengetahui dinobatkan sebagai penerima Adhi Makayasa.

"Waktu itu kan saya belum mendengar kabar-kabar saya ranking berapa dan sebagainya. Namun pada saat TupDik dan wisuda, H-1 nya, saya diberitahu untuk dibacakan ranking oleh panitia perwira upacara waktu itu," ujar Theodore.

YouTube Akademi Kepolisian

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Theodore menjelaskan pada saat Upacara Penutupan Pendidikan, para Taruna-Taruni telah ditentukan tempat duduknya masing-masing.

Di mana denah tempat duduk mereka disesuaikan dengan ranking yang diperoleh.

"Jadi waktu itu memang pas gladi bersih dibacakan agar denah duduknya sesuai dengan ranking. Kebetulan saya dibacakan sebagai peraih ranking 1 dan juga mendapatkan penghargaan 3 penghargaan lainnya," jelas Theodore.

Ia pun mengaku sempat bingung ingin langsung memberitahu kedua orang tuanya atau tidak. Namun, Ia akhirnya memberi kabar bahagia itu kepada mereka.

Mendapatkan kabar jika sang anak berhasil meraih Adhi Makayasa, mereka pun sanat bahagia. Bahkan, sang Ibu sempat menangis haru.

"Perasaan orang tuanya saya, Ibu saya terutama itu menangis terharu," ungkap Theodore.


Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Di mana Puji Tuhan anak saya bisa memberikan yang terbaik, mendapatkan hasil yang maksimal di Pendidikan Akademi Kepolisian," sambungnya.

Mungkin banyak orang bertanya-tanya bagaimana cara Theodore memberikan kabar bahagia tersebut kepada orang tuanya.

Rupanya, Taruna-Taruni diberikan kesempatan untuk memegang alat komunikasi masing-masing waktu itu.

"Untuk memberikan undangan kepada orang tua untuk menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Tingkat IV," paparnya.

YouTube Akademi Kepolisian

Theodore diumumkan secara resmi mendapatkan 3 macam penghargaan.

Namun pada faktanya, Theodore mengalungkan lebih dari 3 medali.

"Jadi 3 penghargaan itu adalah Adhi Makayasa, Ati Tanggon Emas dan Ati Trengginas Emas. Dua medali lainnya itu medali yudisium, di mana kemarin kami pada saat yudisium dibagikan medali yang mana di belakangnya itu tertera nomor kecakapan atau ranking kami masing-masing," jelasnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kemudian satu penghargaan lagi, Puji Tuhan Alhamdulillah juga saya mendapatkan Adi Wira Karya Perunggu. Di mana yaitu aspek penulisan skripsi tugas akhir, ranking 3 perunggu," lanjutnya.

Berikut cerita tangis haru Ibu Theodore Gomgom saat tahu sang anak berhasil meraih Adhi Makayasa.

Rekomendasi