Jenderal polisi peraih Adhi Makayasa memberikan arahan kepada ratusan anggota reserse.
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Wahyu Widada memberikan arahan tegas kepada anggotanya.
Hal tersebut diketahui dari unggahan video yang dibagikan di akun Instagram resmi @bareskrim.
Jenderal peraih penghargaan Adhi Makayasa itu berpesan, agar seluruh anggota Bareskrim selalu menjaga jati diri sebagai insan Tribrata. Simak ulasannya:
Advertisement
Advertisement
Dalam video yang dibagikan, memperlihatkan momen ketika Komjen Wahyu Widada tengah memimpin apel pagi yang dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri.
Advertisement
Pada kesempatan tersebut, digunakan oleh Wahyu untuk memberikan arahan terkait pelaksanaan tugas para anggota Bareskrim.
Wahyu juga mengatakan, jika para anggota reserse harus selalu menjunjung tinggi ikrar Tribrata Polri di setiap kesempatan.
"Reserse juga polisi, kita terikat pada tiga doktrin. Jadi walaupun kita berpakaian preman, kita harus ingat kalau jati diri kita adalah insan Tribrata," kata Wahyu dikutip dari Instagram @bareskrim (13/2).
Advertisement
Tri Brata sendiri berarti tiga kaul (tiga nadar), yang telah diikrarkan oleh Polri dan harus diamankan dan diamalkan oleh setiap anggotanya secara sungguh-sungguh.
Advertisement
Advertisement
Lebih lanjut, Wahyu berpesan agar para anggotanya selalu bekerja dengan hati.
Tujuannya, agar anggota reserse bisa memberikan keadilan yang sebaik-baiknya untuk masyarakat.
"Saya minta untuk betul-betul gunakan hati nurani kita. Supaya kedepan Bareskrim bisa menjadi benteng terakhir dalam proses penegakan hukum untuk mencari keadilan bagi masyarakat," kata Wahyu
"Berikan rasa keadilan sesuai dengan tagline kita, responsif, beretika, dan bertanggung jawab. Motto kita harus dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.
Advertisement
Komjen Wahyu Widada adalah perwira tinggi Polri yang mengemban amanat sebagai Kabareskrim sejak 24 Juni 2023 lalu.
Wahyu merupakan lulusan terbaik dan peraih penghargaan Adhi Makayasa Akademi kepolisian (Akpol) tahun 1991.
Jenderal bintang tiga ini mengawali karirnya di satuan Polairud dan berpengalaman dalam bidang reserse.