Advertisement
5 Hal yang Belum Diketahui Banyak Orang tentang Stasiun Luar Angkasa, Ada Aktivitas yang Menjijikan
Berikut ini adalah hal-hal yang belum pernah diketahui orang tentang ISS.
Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selain statusnya yang terkenal sebagai laboratorium luar angkasa perintis, tempat ini juga menyimpan banyak fakta dan fitur yang kurang diketahui orang-orang.
Perlu diketahui, ISS berputar mengelilingi Bumi setiap 90 menit sekali, dan hal ini terjadi terus menerus selama seperempat abad terakhir.
Ini adalah laboratorium luar angkasa yang terus berjalan. Boleh dibilang, ISS merupakan keajaiban teknik dan kecerdikan manusia.
Berikut ini adalah hal-hal yang belum pernah diketahui orang tentang ISS seperti dikutip dari Gizmodo, Kamis (25/1):
Advertisement
Advertisement
Kopi Espresso sudah Tersedia
Bahkan saat berada di luar angkasa, sebagian besar manusia mungkin masih mendambakan secangkir minuman coklat pagi itu. Untungnya, mesin espresso yang dirancang untuk berfungsi dalam gravitasi nol. Mesin ini sudah tersedia pada tahun 2015.
Advertisement
Tempat yang Tak Bisa Dihack
NASA telah menerapkan banyak langkah untuk memastikan ISS tahan peretasan. Hal ini termasuk mengisolasi jaringannya dari internet publik. Menggunakan tautan komunikasi terenkripsi, memperbarui perangkat lunak secara rutin, menerapkan firewall dan sistem deteksi intrusi, serta strategi lainnya.
Advertisement
Banyak Mikroba
ISS termasuk ruang yang punya banyak mikroba. Lebih dari dua ratus misi telah berkontribusi terhadap populasi mikroba yang berbeda di stasiun ini.
Lingkungan luar angkasa yang terbatas, ditambah dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh para astronot dan bakteri yang lebih agresif, mengakibatkan flu biasa di luar angkasa menjadi jauh lebih buruk daripada yang dialami di Bumi.
Advertisement
Bau
Makanya anggota KRU ISS terus menerus membersihkan udara di dalamnya. Baunya didalamnya seperti bubuk mesiu, antiseptic, sampah, bau badan, rumah sakit, roti panggang logam terbakar. Namun seperti yang diklaim oleh astronot ESA Samantha Cristoforetti, astronot akan terbiasa setelah beberapa saat.
Advertisement
Filterisasi Air Kencing dan Keringat
Mengirimkan air ke ISS tidaklah murah atau mudah, sehingga memerlukan pemikiran out-of-the-box dalam hal mendaur ulang air yang sudah ada.
Tahun lalu, pengujian Sistem Pengendalian Lingkungan dan Pendukung Kehidupan mencapai tingkat pemulihan air sebesar 98%, memproses keringat, napas, dan urin astronot.
Sistem ini mencakup sistem pemulihan air dan pengolah air yang menghasilkan air minum.