Serah terima lapak Pasar Induk Banyuwangi berlangsung bertahap sejak Senin (21/9). Hingga Rabu (23/9), 260 pedagang telah menerima kunci. Bupati Ipuk Fiestiandani meninjau langsung proses di lokasi.
Dari total 560 pedagang yang lolos verifikasi dan validasi tahap pertama, 300 pedagang lainnya ditargetkan menyelesaikan serah terima dalam dua hingga tiga hari berikutnya.
Ipuk berkeliling memeriksa bangunan di sisi selatan dan utara, termasuk memastikan kelengkapan fasilitas pasar. Ia juga mengingatkan agar pedagang mematuhi aturan saat pasar kembali beroperasi.
"Mohon nanti ditaati oleh para pedagang. Mari semua kompak dan guyub, dan jaga pasar ini bersama-sama," kata Ipuk, usai menyerahkan kunci lapak pada salah satu pedagang.
Menurut Ipuk, para pedagang sudah mulai menata lapaknya sejak awal pekan. Pemkab menargetkan seluruh pedagang memindahkan barang dagangan pada akhir September, atau paling lambat akhir Oktober 2026.
"Untuk mulai berdagang nanti menunggu informasi lebih lanjut. Seumpama pedagang sudah ready, antara tanggal 1-4 Oktober bisa kita soft launching dulu, setelah itu mereka sudah bisa berdagang," ujar Ipuk.
Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Selama pekerjaan sejak 2024, pedagang menempati lokasi sementara di Gedung Wanita. Proses serah terima lapak saat ini disambut antusias.
Salah satu pedagang sembako asal Temenggungan, Sudarsono, mengaku siap segera pindah ke lapak barunya.
"Alhamdulillah, mudah-mudahan jualan lancar. Rencananya mau pindahan secepatnya," ujar Sudarsono.