Ketemu Mantan PM Inggris Tony Blair, Menkominfo Diwanti-wanti soal Perkembangan AI

Tony Blair menyampaikan kepada Menkominfo kekhawatirannya terhadap perkembangan AI di masa depan.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Ketemu Mantan PM Inggris Tony Blair, Menkominfo Diwanti-wanti soal Perkembangan AI
Ketemu Mantan PM Inggris Tony Blair, Menkominfo Diwanti-wanti soal Perkembangan AI (Merdeka.com)

Tony Blair menyampaikan kepada Menkominfo kekhawatirannya terhadap perkembangan AI di masa depan. 

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi baru saja bertemu dengan mantan PM Inggris Tony Blair

Ia bertemu dengan Menkominfo dalam kapasitas Founder dan Executive Chairman Tony Blair Institute for Global Change (TBI). 

Dalam pertemuan itu, Menteri Budi menyebutkan salah satu pembahasan yang krusial adalah kekhawatiran Tony tentang Generative Artificial Intelligence (AI). 

Dalam pertemuan itu, Menteri Budi menyebutkan salah satu pembahasan yang krusial adalah kekhawatiran Tony tentang Generative Artificial Intelligence (AI). 
© Pixabay/51581

“Beliau menyampaikan soal kekhawatiran generative AI,” 

Menteri Budi Arie saat ditanya awak media di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jumat (19/4).

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Dilanjutkan Budi, Tony memahami tentang kekhawatiran AI karena terdapat 3 komponen penting dalam teknologi itu. Pertama, safety atau aman. Kedua, AI harus memiliki etika. Dan Ketiga, AI harus saling percaya. 

“Nah, Indonesia ini belum memiliki framework regulasinya. Baru Surat Edaran Menkominfo mengenai Etika AI. Kita juga minta support untuk bagaimana regulatory framework yang bisa diberlakukan di Indonesia sesuai dengan kebutuhan kita dan perkembangan AI di masa depan,”

Menkominfo Budi Arie Setiadi.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Dalam kunjungan selama dua hari di Jakarta, Tony Blair juga melakukan pertemuan tertutup secara terpisah dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, dan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pertahanan.

Rekomendasi