Begini Rencana Koneksi Internet Cepat di IKN

Direktur Utama BAKTI membeberkan rencana koneksi internet di IKN nantinya.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Begini Rencana Koneksi Internet Cepat di IKN
Begini Rencana Koneksi Internet di IKN (© 2024 merdeka.com)

Ibu Kota Nusantara (IKN), akan mempunyai koneksi internet 5G, tegas Fadhilah Mathar, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Jaringan internet seluler generasi terbaru ini akan hadir untuk memperkuat kedudukan IKN sebagai kota cerdas atau smart city.
 
“Dirancangnya karena [IKN] adalah smart city yang luar biasa smart city, untuk selulernya dia akan pakai 5G,” ujar Fadhilah. 

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Keberadaan 5G yang siap diakses akan menjadi keunggulan bagi IKN, mengingat hingga saat ini belum semua daerah bisa mendapat akses terhadap koneksi tersebut, sekalipun di kota-kota besar Indonesia. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Untuk menunjang pembangunan, saat ini BAKTI telah menyediakan lima titik untuk mendapat akses internet di IKN, yaitu di hunian pekerja konstruksi (HPK), ruang terbuka Sumbu Kebangsaan, Hotel Nusantara IKN, Bendungan Sepaku Semoi, dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN. 

“Semuanya sudah on-air dengan memanfaatkan teknologi [satelit] SATRIA-1,”

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Fadhilah Mathar.

Seiring dengan perkembangan pembangunan IKN, BAKTI juga akan terus bekerja sama dengan pihak pemerintah IKN mengenai pengadaan akses internet.

Seiring dengan perkembangan pembangunan IKN, BAKTI juga akan terus bekerja sama dengan pihak pemerintah IKN mengenai pengadaan akses internet.
Dok. Istimewa

Penggunaan kelima titik internet tersebut lebih ditujukan sebagai back-up atau cadangan karena pembangunan IKN memang mengutamakan keterlibatan pihak swasta.

IKN ini kan lebih banyak ke investasi, ya, investasi yang dilakukan oleh swasta. Nah, karena kemarin itu Command Center (Pusat Komando) perlu back-up, kita gunakan SATRIA-1,” 

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Fadhilah Mathar.

Rekomendasi