Dapat Email Reset Password Instagram? Jangan Panik, Lakukan Ini

Hati-hati dengan munculnya email reset password Instagram yang mencurigakan. Berikut adalah langkah-langkah sederhana yang perlu kamu lakukan!

Iskandar
Oleh Iskandar - Reporter
Dapat Email Reset Password Instagram? Jangan Panik, Lakukan Ini
Ilustrasi apa penyebab sulit tidur insomnia/Copyright pexels/cottonbro studio (© 2025 Liputan6.com)

Jutaan pengguna Instagram harus lebih waspada terhadap munculnya gelombang email yang mencurigakan terkait pengaturan ulang kata sandi (reset password). Fenomena ini diduga berkaitan dengan laporan kebocoran data yang terjadi baru-baru ini.

Sejumlah pengguna melaporkan menerima beberapa email permintaan reset password berturut-turut, meskipun mereka tidak pernah melakukan permintaan tersebut. Mengutip laman 9News pada Minggu (11/1/2026), meskipun email tersebut terlihat berasal dari alamat resmi Instagram, para ahli tetap mendorong pengguna untuk berhati-hati.

Untuk menjaga keamanan akun mereka, para pakar keamanan siber serta pihak Instagram merekomendasikan beberapa langkah penting. Pertama, pengguna disarankan untuk mengabaikan email yang mencurigakan dan tidak mengklik tautan apa pun jika merasa tidak melakukan permintaan reset password.

Kedua, penting untuk memverifikasi pengirim email, pastikan bahwa email tersebut berasal dari domain resmi @mail.instagram.com. Selanjutnya, sangat disarankan untuk mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor (two-factor authentication) sebagai langkah tambahan untuk meningkatkan keamanan. Terakhir, jika ada kekhawatiran, segera ganti kata sandi secara mandiri melalui aplikasi resmi Instagram.

Diduga Terjadi Kebocoran Data Sebanyak 17,5 juta

Menurut laporan dari perusahaan keamanan siber, Malwarebytes, terdapat peningkatan jumlah email mencurigakan yang diduga berkaitan dengan insiden siber yang terjadi pada akhir tahun 2024. Dalam peristiwa tersebut, peretas dilaporkan berhasil melakukan scraping atau pengambilan data dari sekitar 17,5 juta profil pengguna. Data sensitif yang diduga telah bocor mencakup:

  1. Nama pengguna (username)
  2. Alamat pengiriman
  3. Nomor telepon
  4. Alamat email

Malwarebytes mengingatkan bahwa informasi-informasi tersebut berpotensi disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan pengiriman email reset password secara massal, dengan tujuan untuk memancing pengguna agar memberikan akses ke akun mereka. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk tetap waspada dan tidak sembarangan memberikan informasi pribadi melalui email yang tidak jelas asal-usulnya.

Tidak Selalu Artinya Diretas

Menanggapi kekhawatiran yang muncul, Instagram mengeluarkan klarifikasi melalui situs resmi mereka. Perusahaan tersebut menjelaskan bahwa menerima email reset password tidak selalu menunjukkan bahwa akun pengguna telah berhasil diretas.

"Menerima email pengaturan ulang kata sandi tidak selalu berarti akun kamu telah diretas. Misalnya, seseorang mungkin salah mengetik alamat email atau nama pengguna saat mencoba masuk ke akun mereka sendiri, sehingga sistem secara tidak sengaja mengirimkan email tersebut ke akun kamu," ungkap Instagram.

Selain itu, mereka menegaskan bahwa hanya pihak yang mengetahui kata sandi atau mengklik tautan login dalam email tersebut yang dapat mengakses akun pengguna.

Instagram juga mengingatkan bahwa semua korespondensi resmi dari mereka hanya akan dikirim melalui domain @mail.instagram.com. Hal ini penting untuk diingat agar pengguna dapat lebih berhati-hati dan tidak mudah terjebak dalam penipuan.

Dengan langkah ini, Instagram berharap pengguna dapat lebih memahami situasi dan tidak langsung panik jika menerima email tersebut. Penjelasan ini bertujuan untuk memberikan kejelasan dan mengurangi kecemasan di kalangan pengguna mengenai keamanan akun mereka.

Tanggapan Resmi dari Meta

Terkait dengan isu yang beredar, Meta, sebagai perusahaan induk dari Instagram, akhirnya memberikan klarifikasi. Dalam laporan yang dikutip dari Daily Mail pada Minggu (11/1/2026), Meta memastikan kepada pengguna bahwa tidak ada pelanggaran keamanan yang terjadi dan akun mereka tetap dalam kondisi aman.

"Kami telah mengatasi masalah yang memungkinkan pihak luar untuk meminta email reset kata sandi untuk sejumlah pengguna Instagram," ungkap perwakilan dari Instagram. Dia juga menambahkan bahwa pihaknya ingin memberikan kepastian kepada semua orang bahwa tidak ada pelanggaran dalam sistem kami dan akun Instagram para pengguna tetap terjaga dengan baik.

Juru bicara tersebut menegaskan, "Orang-orang dapat mengabaikan email ini dan kami mohon maaf atas kebingungan yang mungkin ditimbulkan." Dalam beberapa hari terakhir, ribuan pengguna melaporkan bahwa mereka telah menerima sejumlah email yang meminta pengaturan ulang kata sandi.

Umumnya, email yang diterima pengguna berasal dari Instagram, yang menyatakan bahwa permintaan reset kata sandi telah dilakukan pada akun mereka. Email tersebut dilengkapi dengan tombol "Atur Ulang Kata Sandi" berwarna biru besar, disertai pesan: 'Jika Anda mengabaikan pesan ini, kata sandi Anda tidak akan diubah. Jika Anda tidak meminta pengaturan ulang kata sandi, beri tahu kami.'

Rekomendasi