Di India, tim peneliti telah menemukan fosil langka yang berasal dari spesies mirip buaya yang hidup pada era Jurassic.
Penemuan ini terjadi di negara bagian Rajasthan dan fosil tersebut dikenal dengan nama phytosaur, yang diperkirakan memiliki panjang antara 1,5 hingga 2 meter.
Para ilmuwan memperkirakan usia fosil ini lebih dari 200 juta tahun. Penemuan tersebut dilakukan di Desa Megha, Distrik Jaisalmer, oleh Dr. Narayandas Inkhiya, seorang ahli hidrogeologi senior, bersama timnya dari departemen air negara bagian Rajasthan, sebagaimana dilaporkan oleh BBC pada Selasa (2/9).
Dr. Inkhiya menyatakan bahwa lokasi penemuan ini mungkin menyimpan "banyak fosil tersembunyi lainnya" yang dapat memberikan informasi penting mengenai sejarah evolusi.
Dia menambahkan, "Itu juga membuka peluang menjadikan kawasan ini sebagai lokasi wisata fosil penting."
Sementara itu, ahli geosains CP Rajendran menjelaskan bahwa phytosaur adalah hewan semi-akuatik yang dapat hidup di sungai dan daratan.
"Makhluk ini kemudian berevolusi menjadi buaya seperti yang kita kenal sekarang," ujarnya.
Fosil tersebut pertama kali ditemukan oleh beberapa warga desa yang sedang menggali danau di area tersebut minggu lalu.
Advertisement
Penemuan fosil telur pernah terjadi
Ketika para pekerja melakukan penggalian, mereka menemukan formasi tanah yang menyerupai struktur tulang besar dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Setelah dilakukan penggalian lebih lanjut, para peneliti juga menemukan benda yang tampak seperti fosil telur, yang kemungkinan berasal dari reptil tersebut.
"Fosil ini menunjukkan adanya phytosaur berukuran sedang yang mungkin hidup di dekat sungai jutaan tahun lalu dan bertahan dengan memakan ikan," ungkap VS Parihar, seorang ahli paleontologi senior yang memimpin penelitian, kepada saluran berita NDTV.
Rajendran menambahkan bahwa temuan ini berpotensi menjadi spesimen fosil langka, mengingat sejauh ini hanya sedikit bagian tubuh phytosaur yang ditemukan di lokasi lain di dunia.
Meskipun penemuan ini penting, hal tersebut tidak terlalu mengejutkan. Hal ini disebabkan oleh keyakinan bahwa wilayah tersebut dulunya terletak antara sebuah sungai dan laut.
Inkhiya menjelaskan bahwa Jaisalmer merupakan bagian dari formasi geologi yang dikenal sebagai formasi Lathi, yang menjadi habitat dinosaurus pada era Jurassic.
Di tahun 2023, Inkhiya juga menemukan fosil telur yang diyakini milik dinosaurus di Jaisalmer.
Sementara itu, pada tahun 2018, ilmuwan dari Geological Survey of India berhasil menemukan fosil dinosaurus herbivora tertua yang pernah ditemukan di wilayah tersebut.