Ilmuwan Sulap Puntung Rokok Jadi Bahan Penguat Aspal, Diklaim Tahan Retak

Peneliti dari Spanyol dan Italia berhasil menemukan metode untuk mengolah puntung rokok menjadi bahan penguat aspal jalan.

Anka Fergy Agustian
Oleh Anka Fergy Agustian - Reporter
Ilmuwan Sulap Puntung Rokok Jadi Bahan Penguat Aspal, Diklaim Tahan Retak
Ilustrasi puntung rokok. (dok. Pawel Czerwinski/Unsplash) (© 2025 Liputan6.com)

Puntung rokok selama ini dikenal sebagai salah satu jenis sampah yang paling sulit terurai dan berpotensi mencemari berbagai ekosistem di seluruh dunia, mulai dari daerah perkotaan hingga hutan dan lautan.

Namun, sekelompok peneliti dari Spanyol dan Italia justru melihat kesempatan dari limbah beracun ini untuk memberikan manfaat baru bagi infrastruktur.

Mengutip Popular Science, Senin (28/7), para peneliti dari University of Granada di Spanyol dan University of Bologna di Italia telah berhasil menciptakan aspal daur ulang yang lebih kuat dan fleksibel dengan menggunakan bahan dasar dari puntung rokok bekas.

Temuan mengenai aspal dari sampah rokok yang lebih kuat ini telah dipublikasikan dalam jurnal Construction and Building Materials. Dalam publikasi tersebut, disebutkan bahwa sisa filter rokok mengandung selulosa dan plastik PLA yang dapat diolah menjadi pelet khusus untuk dicampurkan ke dalam aspal.

Campuran ini tidak hanya membuat jalan menjadi lebih tahan terhadap retakan, tetapi juga membantu mengurangi suhu produksi, emisi, dan konsumsi energi.

Jika teknologi ini dikembangkan lebih lanjut, hal ini bisa menjadi solusi ganda: mengatasi limbah rokok sekaligus menciptakan jalan yang lebih tahan lama dan ramah lingkungan.

Teknik Daur Ulang yang Menarik: Mengubah Filter Menjadi Pelet

Sampah Rokok Diubah Jadi Aspal Tahan Retak, Temuan Ilmuwan Ini Bikin Takjub!
Ilustrasi puntung rokok. (dok. Pawel Czerwinski/Unsplash) © 2025 Liputan6.com

Para peneliti memulai proyek mereka dengan membersihkan puntung rokok dari sisa-sisa organik seperti abu dan tembakau.

Setelah proses pembersihan, bagian filter yang biasanya terbuat dari kombinasi plastik PLA dan serat selulosa dihancurkan dan dicampurkan dengan lilin khusus yang berbasis daur ulang.

Campuran ini kemudian diproses menggunakan metode pemanasan dan pendinginan untuk menghasilkan dua tipe pelet. Pelet pertama terdiri hanya dari material puntung rokok, sedangkan pelet kedua mengandung agen daur ulang tambahan untuk meningkatkan performa.

Ketika pelet ini dicampurkan ke dalam bitumen, yang merupakan bahan utama aspal, pelet tersebut akan mencair akibat suhu tinggi dan terintegrasi dengan bahan aspal.

Proses ini tidak hanya membuat campuran aspal menjadi lebih fleksibel dan tahan terhadap retak, tetapi juga memberikan kekuatan tambahan terhadap tekanan, serta memberikan nilai tambah pada limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna.

Hasil uji menunjukkan bahwa produk ini lebih kuat dan ramah lingkungan

Sampah Rokok Diubah Jadi Aspal Tahan Retak, Temuan Ilmuwan Ini Bikin Takjub!
Ilustrasi puntung rokok. (dok. Pawel Czerwinski/Unsplash) © 2025 Liputan6.com

Uji coba yang dilakukan oleh para ilmuwan di Laboratorium Teknik Bangunan, University of Granada, melibatkan pembuatan tiga jenis campuran aspal.

Setiap campuran tersebut mengandung 40 persen aspal daur ulang (Reclaimed Asphalt Pavement/RAP) dan ditambahkan variasi jumlah pelet yang terbuat dari filter rokok.

Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa semua varian aspal yang mengandung pelet puntung rokok memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan dengan aspal konvensional.

Selain itu, keberadaan lilin dalam pelet tersebut memberikan keuntungan tambahan dengan menurunkan suhu pada proses pencampuran.

Hal ini berarti energi yang diperlukan untuk memproduksi aspal menjadi lebih rendah, sekaligus mengurangi emisi karbon yang dihasilkan.

Inovasi ini menunjukkan bahwa teknologi berkelanjutan dapat muncul dari bahan-bahan yang tidak terduga, serta membuka peluang baru dalam pengelolaan limbah rokok secara massal di masa depan.

Masa depan yang menjanjikan: Infrastruktur yang lebih ramah lingkungan

Sampah Rokok Diubah Jadi Aspal Tahan Retak, Temuan Ilmuwan Ini Bikin Takjub!
Ilustrasi puntung rokok. (dok. Pawel Czerwinski/Unsplash) © 2025 Liputan6.com

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan potensi penggunaan pelet serat yang mengandung bahan daur ulang dari puntung rokok dalam campuran aspal daur ulang, yang memiliki dampak positif terhadap ketahanan terhadap kelelahan.

"Secara keseluruhan, studi ini mengonfirmasi kemungkinan penggunaan pelet serat yang mengandung agen daur ulang dari puntung rokok dalam campuran aspal daur ulang, dengan efek positif terhadap ketahanan terhadap kelelahan," tulis para peneliti dalam laporannya dikutip dari Popular Science.

Selain itu, para peneliti juga mengindikasikan bahwa penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengoptimalan proses produksi pelet tersebut, atau menambahkan bahan daur ulang lainnya untuk meningkatkan kekuatan hasil akhir.

Jika teknologi ini dikembangkan secara luas, ia dapat menjadi solusi untuk dua masalah sekaligus: mengurangi limbah puntung rokok dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan.

Dengan perkiraan jumlah 4,5 hingga 9 triliun puntung rokok yang dibuang setiap tahun, inovasi ini mungkin menjadi langkah konkret menuju pembangunan yang berkelanjutan.

Rekomendasi