Microsoft dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengakuisisi operasional TikTok di wilayah Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam berita yang dirilis oleh GSM Arena pada Kamis (30/1), Trump mengungkapkan bahwa Microsoft sedang dalam pembicaraan untuk melakukan akuisisi terhadap TikTok. Ia juga berharap akan ada persaingan penawaran dalam proses penjualan aplikasi tersebut.
Selain Microsoft, Trump juga menyatakan bahwa ada ketertarikan signifikan dari beberapa perusahaan lain terhadap TikTok.
"Saya akan mengatakan ya," ungkapnya saat ditanya apakah Microsoft berencana untuk memberikan tawaran pada TikTok.
"Kita lihat nanti apa yang akan terjadi. Akan ada banyak pihak yang menawar, dan jika kita bisa menyelamatkan semua data serta lapangan kerja, dan China tidak terlibat, itu akan lebih baik. Kita tidak ingin China terlibat, tapi kita lihat saja nanti," kata Trump.
Meskipun begitu, Microsoft belum memberikan tanggapan resmi mengenai rencana akuisisi ini, begitu pula TikTok. Oleh karena itu, menarik untuk menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai masa depan platform video pendek tersebut di Amerika Serikat.
Sebelumnya, Trump diketahui telah berunding dengan beberapa pihak mengenai penjualan TikTok dan kemungkinan akan mengambil keputusan tentang nasib aplikasi ini dalam waktu 30 hari ke depan.
"Saya telah berbicara dengan banyak orang mengenai TikTok dan ada minat besar terhadap TikTok," ujarnya.
Di sisi lain, laporan lain juga menyebutkan bahwa pemerintahan Trump tengah menyusun rencana untuk menyelamatkan TikTok.
Advertisement
Investor Berebut TikTok
Di sisi lain, terdapat laporan yang menyatakan bahwa ketentuan kesepakatan potensial dengan Oracle bersifat fleksibel dan mungkin akan mengalami perubahan.
Sumber lain juga mengungkapkan bahwa cakupan penuh dari diskusi tersebut belum ditetapkan dan dapat mencakup operasi di AS serta wilayah lainnya.
Sebelumnya, National Public Radio melaporkan bahwa terdapat pembicaraan mengenai kesepakatan untuk operasi global TikTok, dengan mengutip dua orang yang mengetahui proses negosiasi tersebut. Namun, hingga saat ini, Oracle belum memberikan komentar resmi.
"Kesepakatan yang sedang dinegosiasikan mengantisipasi partisipasi dari investor AS saat ini," ungkap salah satu sumber.
Di antara pendukung ByteDance di AS terdapat Susquehanna International Group yang dimiliki oleh Jeff Yass, General Atlantic, Kohlberg Kravis Roberts (KKR), dan Sequoia Capital.
"Pihak lain yang berusaha untuk mengakuisisi TikTok, termasuk kelompok investor yang dipimpin oleh miliarder Frank McCourt serta Jimmy Donaldson, yang lebih dikenal sebagai bintang YouTube Mr. Beast, tidak terlibat dalam negosiasi dengan Oracle," jelas salah satu sumber tersebut.