Seorang pria yang sedang snorkeling di Cayos Cochinos, sebuah gugusan pulau terpencil di lepas pantai Honduras, menemukan puing yang diduga berasal dari antariksa. Mike Irmen, bersama keluarganya, menemukan puing tersebut tergeletak di pantai dengan tulisan "Ariane" yang jelas terlihat.
Irmen, yang berasal dari Dayton, Ohio, dan bekerja sebagai insinyur dirgantara, menduga bahwa benda itu adalah bagian dari cowling atas sebuah roket. Irmen kemudian membagikan penemuannya di Reddit untuk meminta bantuan mengidentifikasi puing tersebut.
Misteri ini dengan cepat terpecahkan oleh pengguna Reddit bernama ColossalDiscoBall, yang mengaku bekerja di perusahaan Swiss, Beyond Gravity, yang memproduksi panel-panel ini.
"Ini adalah bagian dari fairing muatan Ariane 5. Fairing ini dibuat dalam beberapa bagian dan bisa disesuaikan panjangnya sesuai misi," jelasnya seperti dikutip dari IFLScience, Jumat (6/9).
Puing tersebut diyakini merupakan bagian dari sistem peluncuran roket Ariane 5, yang menjadi sistem peluncuran utama Eropa antara tahun 1996 hingga 2023. Fairing ini berfungsi melindungi muatan roket dari fenomena aerodinamis, termal, dan akustik saat roket meluncur dari landasan peluncuran hingga mencapai ketinggian sekitar 100 km di atas permukaan Bumi.
Berdasarkan keterangan dari Badan Antariksa Eropa, fairing ini akan dilepas sekitar tiga menit setelah peluncuran saat roket meninggalkan atmosfer Bumi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban pada roket, mengurangi sekitar dua ton dari struktur yang tidak lagi dibutuhkan.
Penemuan puing ini memberikan gambaran tentang bagaimana bagian dari misi antariksa dapat berakhir di tempat yang jauh dan tak terduga, menambah daftar panjang bukti keberadaan sampah antariksa di Bumi.