Harapan Elon Musk untuk dielu-elukan oleh 18.000 orang di atas panggung di Chase Center, San Francisco, Amerika Serikat (AS) ternyata tak sesuai harapannya. Ia justru mendapatkan sorakan dan cemoohan yang menggema di seluruh gedung.
Peristiwa itu kala Elon diundang oleh komedian Dave Chappelle dalam acaranya. Tak tanggung-tanggung, bos Twitter itu diundang ke atas panggung oleh Dave. Saat Dave mempersilakan Elon untuk hadir di tengah-tengah penonton, kejadian itu dimulai.
"Hadirin sekalian, keluarkanlah suara kalian untuk orang terkaya di dunia," teriak dia.
Elon pun keluar dan penonton langsung meneriakinya. Di awal Elon muncul, terdengar suara seperti mengelu-elukannya.
Turns out Twitter can, in fact, be real life. https://t.co/FFpups1yEy pic.twitter.com/41jcZgdDR4
— Steven Goffman (@SteveGoffman) December 12, 2022
Dia mengangkat tangannya tinggi-tinggi di udara dan berputar seolah-olah dia baru saja mencetak gol penentu Piala Dunia. Namun, ketika berapa detik mendengarkan keriuhan penonton, lama kelamaan justru suara teriakan itu berubah menjadi sorakan bernada mengejek.
"Kontroversi ini, Sobat. Tidak mengharapkan ini, kan?" kata Dave kepada Elon di atas panggung.
The Guardian, Rabu (14/12), menuliskan bahwa Elon telah berdiri di hadapan ribuan orang San Francisco. Di mana kota ini merupakan markas besar Twitter berada. Perusahaan media sosial yang dibelinya seharga USD 44 miliar dan menimbulkan kegaduhan.
"Sepertinya beberapa orang yang Anda pecat ada di antara penonton," kata Dave kepada Elon.
Perlu diketahui, sebelum Elon berdiri di atas panggung, ia telah setuju untuk tampil di hadapan penonton paling progresif di klub komedi yang berada di kota paling progresif di AS ini.
Elon pun tak menduganya bakal seperti ini. Dia pun tetap terdiam, hanya membuka mulut untuk berteriak minta tolong kepada Dave.
"Dave, apa yang harus saya katakan?" kata Elon.
"Tak perlu bicara apa-apa. Kamu mendengar suara itu, Elon? Itulah suara kerusuhan sipil yang tertunda," Chappelle seperti menasihati Elon.
Kebetulan, kejadian itu viral lantaran ada video yang memperlihatkan Elon sedang di cemooh oleh 18 ribu penonton. Karena viral, Elon pun buru-buru melakukan klarifikasi melalui akun Twitternya. Ia mengatakan, kebisingan yang terjadi pada Minggu malam adalah 90 persen sorakan bernada kagum dan 10 persen hanya ejekan.
Namun, klaim Elon dibantah James Yu. Pria yang berprofesi penulis ini yang saat itu berada di kerumunan acara itu menyebutkan bahwa justru 80 persennya adalah ejekan yang dilontarkan penonton ke pemilik Tesla itu.