Bos Infinix Ditanya ZERO 20 Belum 5G: Gak Semua Konsumen Kami Butuh 5G

Sergio Ticoalu, Regional Marketing Manager Infinix South East Asia mengatakan pihaknya tak terpengaruh dengan tren smartphone 5G saat ini. Pasalnya, menurut dia, smartphone 5G bagi konsumen di Indonesia belum menjadi prioritas dan bukan target pasarnya.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Bos Infinix Ditanya ZERO 20 Belum 5G: Gak Semua Konsumen Kami Butuh 5G
Infinix ZERO Ultra dan ZERO 20. ©2022 Merdeka.com/Reporter Magang/Dinda Khansa Berlian

Sergio Ticoalu, Regional Marketing Manager Infinix South East Asia mengatakan pihaknya tak terpengaruh dengan tren smartphone 5G saat ini. Pasalnya, menurut dia, smartphone 5G bagi konsumen di Indonesia belum menjadi prioritas dan bukan target pasarnya.

"Kenapa belum? 5G is based on research. Gak semua konsumen menjadikan 5G itu sebagai key driver mereka, mungkin ada beberapa tapi tidak merepresentasikan market yang kita targetkan," ujar Sergio saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (6/10).

Meski begitu, Sergio mengingatkan bahwa Infinix juga sudah mendukung jaringan 5G pada ZERO 5G yang telah rilis sebelumnya. Sehingga, jaringan 5G pada ZERO 20 bukan lah sesuatu yang mendesak. Menurutnya, saat ini konsumen Infinix lebih membutuhkan pengisian daya cepat dan kamera beresolusi tinggi.

"Kita memang selalu fokus pada kebutuhan konsumen, kita lihat mereka high mobility serta gak ada waktu untuk nge-charge, jadi mereka butuh supercharge dan ini sangat signifikan datanya," jelas Sergio.

Sebelumnya, Infinix resmi meluncurkan Infinix ZERO Ultra dan ZERO 20 sebagai smartphone flagship terbarunya. Infinix ZERO Ultra ditenagai oleh prosesor MediaTek Dimensity 920 Octa-Core 2,5Ghz yang sudah menjangkau jaringan 5G. Chipset tersebut disandingkan dengan RAM 8GB yang juga dapat di-extend hingga 13GB dan penyimpanan internal 256GB.

Sementara, ZERO 20 menggunakan chipset MediaTek Helio G99 Octa-Core 2,2GHz dan masih mendukung 4G. Tampilannya mengadaptasi layar sinematik FHD+AMOLED 6,7” dan menampilkan desain yang ramping dengan penutup belakang leather serta bingkai logam terintegrasi dengan proses MDA.

Reporter Magang: Dinda Khansa Berlian

Rekomendasi