Steve Jobs Sempat Prediksi Matinya Adobe Flash Player

Adobe telah resmi mematikan software Adobe Flash Player pada 31 Desember 2020. Padahal, software ini sempat terkenal di kalangan pengguna internet karena kemampuannya menghadirkan animasi dan web interaktif.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Steve Jobs Sempat Prediksi Matinya Adobe Flash Player
Ilustrasi steve jobs. ©2013 Merdeka.com/www.digitaltrends.com

Adobe telah resmi mematikan software Adobe Flash Player pada 31 Desember 2020. Padahal, software ini sempat terkenal di kalangan pengguna internet karena kemampuannya menghadirkan animasi dan web interaktif.

Namun ternyata langkah Adobe ini sebenarnya sudah diprediksi Steve Jobs sekitar 10 tahun lalu. Pada 2010, Steve Jobs memang mengatakan secara gamblang Adobe Flash Player sebagai software yang boros CPU.

Dikutip dari Phone Arena, Senin (4/1), hal itu dikatakan Steve Jobs saat menjawab pertanyaan kenapa Adobe Flash Player absen di iPad maupun iPhone.

Selain itu, dia juga mengatakan software ini memiliki banyak bug dan lubang keamanan. Steve mengatakan saat jajal di iPad, software ini menyedot baterai begitu banyak.

Untuk itu, Steve Jobs mengatakan HTML5 akan menggantikan Adobe Flash Player di masa depan. Dan, hal itu yang terjadi saat ini. Mulai 2015, aplikasi seperti YouTube sudah menggantikan Flash dengan HTML5 dan Google Chrome mulai memblokir beberapa konten Flash. Karenanya, adopsi software ini pun lambat laun berhenti.

Sebagai informasi, mengutip laman BBC, Jumat (1/1), Adobe Flash dirilis pada tahun 1996. Saat itu Flash Player menjadi opsi paling populer bagi pengguna internet untuk streaming video atau main gim online.

Kendati demikian, kiprah Adobe Flash Player menguap seiring banyaknya masalah keamanan dan kegagalan transisi di era smartphone ini.

Dengan dimatikannya layanan Adobe Flash Player, perusahaan tak lagi menawarkan update keamanan untuk Flash. Bahkan, Adobe meminta pengguna yang masih memiliki Flash Player di perangkatnya untuk segera meng-uninstall alias menghapus pemasangan.

Rencananya, Adobe juga akan menyetop kemampuan memutar video dan aminasi pada Flash Player mulai 12 Januari 2021.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustinus Mario Damar

Rekomendasi