Aplikasi Info Virus Corona Dari Pemerintah Iran Dihapus Google, Mengapa?

Aplikasi Info Virus Corona Dari Pemerintah Iran Dihapus Google, Mengapa?

Indra Cahya
Oleh Indra Cahya - Reporter
Aplikasi Info Virus Corona Dari Pemerintah Iran Dihapus Google, Mengapa?
Virus Corona. ©2020 Merdeka.com/who.int

Iran adalah salah satu negara yang cukup parah terinfeksi coronavirus. Saat ini (12/3), sudah 9.000 orang terinfeksi dan negara ini berada di peringkat ketiga di bawah Tiongkok dan Italia.

Pemerintah Iran sendiri telah mengambil langkah drastis untuk membendung penyebaran corona. Mulai dari menutup sekolah hingga mendisinfeksi masjid. Selain itu, pemerintah juga merilis aplikasi Android yang membantu orang untuk mendiagnosis diri ketimbang pergi ke rumah sakit.

Namun melansir ZDNet, aplikasi ini telah dihapus dari Google Play Store. Mengapa?

Disebut bahwa Google menghapus aplikasi tersebut karena dianggap sebagai "klaim menyesatkan." Dilaporkan bahwa "sebuah aplikasi tidak akan mungkin mendeteksi infeksi COVID-19."

Aplikasi ini sendiri masih tersedia melalui web, dan masih bisa terpasang di perangkat jika pengguna berkenan.

Nah, sebelumnya aplikasi ini sebelumnya dianggap digunakan pemerintah Iran untuk memata-matai warganya. Namun seorang peneliti malware dari ZDNet yang bekerja dengan insinyur Lukas Stefanko, mencoba memerika aplikasi ini, dan akhirnya dianggap aman.

"Aplikasi ini bukan Trojan atau Spyware jahat," ungkapnya. Meski aplikasi ini meminta beberapa izin, ia menyebut bahwa izin tersebut aman.

Meski demikian, tetap penanganan utama untuk coronavirus adalah dengan datang ke rumah sakit terdekat, bukan mendiagnosis diri apalagi sekadar lewat aplikasi.

Rekomendasi