Apple Berikan Ribuan Data Pengguna ke Pemerintah AS

Apple Berikan Ribuan Data Pengguna ke Pemerintah AS

Indra Cahya
Oleh Indra Cahya - Reporter
Apple Berikan Ribuan Data Pengguna ke Pemerintah AS
Logo Apple. ©2019 sefsed.com

Pada Jumat (17/1/2020) lalu, Apple merilis laporan transparansi dua tahunan mereka.

Laporan ini mengungkap rincian tentang jumlah, serta jenis permintaan pemerintah dan pihak swasta untuk informasi konsumen yang diterima perusahaan tersebut secara global.

Dilansir Business Insider via Tekno Liputan6.com, Apple mengungkapkan menerima 3.619 permintaan akun (data pengguna) dari Pemerintah AS pada semester I 2019, naik hampir 36 persen dari enam bulan sebelumnya.

Apple mengabulkan kira-kira 90 persen dari permintaan tersebut, yang setidaknya mencakup beberapa informasi tentang akun yang dipermasalahkan. Jumlahnya naik dari 88 persen pada periode sebelumnya.

Permintaan akun dikirim ketika aparat penegak hukum mencurigai aktivitas ilegal. Biasanya hal ini bertujuan untuk mencari rincian akun iTunes atau iCloud, seperti nama dan alamat.

Permintaan terkadang juga terkait konten iCloud seperti foto yang disimpan, email, backup perangkat iOS, kontak atau kalender.

Apple juga mengatakan, permintaan tersebut mencakup lebih dari 15.301 akun konsumen.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Andina Librianty

Rekomendasi