Pendiri Uber Travis Kalanick Dilaporkan Mundur dan Bikin Startup Baru

Pendiri Uber Travis Kalanick Dilaporkan Mundur dan Bikin Startup Baru

Indra Cahya
Oleh Indra Cahya - Reporter
Pendiri Uber Travis Kalanick Dilaporkan Mundur dan Bikin Startup Baru
Travis Kalanick. ©2017 Merdeka.com

Founder dan mantan CEO Uber Travis Kalanick, dilaporkan segera meninggalkan perusahaan transportasi online yang ia dirikan tersebut.

Uber mengumumkan Travis Kalanick secara resmi akan mengundurkan diri dari dewan direksi pada 31 Desember 2019, untuk fokus pada bisnis barunya dan kegiatan filantropis.

Mengutip laman Techcrunch via Tekno Liputan6.com, sebelumnya Travis Kalanick dipaksa keluar sebagai CEO Uber dan digantikan oleh Dara Khosrowshahi melalui aksi pemegang saham dengan dukungan dewan, pada 2017. Pun demikian ia masih menduduki posisi dewan direksi.

Minggu lalu, Travis Kalanick menjual sekitar USD 383 juta atau Rp 5,3 triliun saham dan mengurangi keseluruhan sahamnya menjadi kurang dari 10 persen.

Pada November 2019, ia juga melakukan penjualan saham yang mencapai USD 711 juta atau sekitar Rp 10 triliun.

Pelepasan saham ini dilakukan secara bertahap. Pekan lalu, Travis Kalanick menjual saham sebesar USD 547 juta (Rp7,6 triliun).

Bloomberg melaporkan langkah ini menjadi sinyal bahwa sang miliarder fokus pada bisnisnya yang lain, seperti CloudKitchen. Startup sektor makanan itu menyewakan dapur-dapur dengan peralatan lengkap.

Sebelumnya, Kalanick juga sudah menanam dana sebesar USD 300 juta pada CloudKitchen. Sebagian dana itu diambil dari penjualan saham Uber.

Arab Saudi juga sudah memberikan dana USD 400 juta ke CloudKitchen via Public Investment Fund (PIF). Menurut Wall Street Journal, valuasi CloudKitchen adalah USD 5 miliar.

Forbes menyebut investasi PIF tersebut adalah yang pertama di Silicon Valley sejak pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Akibatnya, banyak startup asal Silicon Valley yang mencekal investasi Arab Saudi.

Saham Travis Kalanick di Uber masih tersisa USD 1,9 miliar, sehingga tetap menjaga statusnya sebagai miliarder.

Ketika Uber IPO pada bulan Mei lalu, Kalanick memiliki 6 persen saham meski saat itu ia sudah dipecat dari Uber.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Iskandar

Rekomendasi