Essential Phone sama sekali bukan smartphone sembarangan. Membawa berbagai konsep unik seperti paduan bodi titanium dan keramik, mengusung konsep modular, serta tak ada bloatware dalam softwarenya, Essential Phone harusnya adalah smartphone yang layak diperhitungkan. Apalagi ini adalah produk besutan founder Android, Andy Rubin.
Namun, sepertinya Essential Phone berjuang keras untuk terjual dengan laris manis.
Melansir Techcrunch yang mengutip laporan dari IDC, total penjualan Essential Phone di tahun 2017 hanya 88.000 unit. Penjualan ini terhitung hanya 6 bulan karena waktu rilisnya di bulan Juni.
Jumlah ini tentu sangat-sangat kecil, dibanding dengan capaian smartphone flagship lain meski baru diperkenalkan. Google Pixel pertama yang dianggap 'gagal' secara penjualan dibanding iPhone serta Samsung Galaxy, masih mampu menjual 2,5 juta perangkat. Jangan tanya soal Apple yang bahkan dalam satu kuartal bisa menjual hampir 50 juta perangkat.
Essential sendiri sepertinya tak suka berbicara angka, karena mereka lebih memilih membuat perangkat yang bagus meski tak untuk semua orang. Hal ini tersirat dari pembicaraan salah satu pentinggi Essential soal desain smartphone ini.
"Kami menggunakan teknologi dan metode produksi yang tidak didesain untuk membuat 50 juta perangkat," ungkap Jason Keats, head of product architecture dari Essential.