Jika Anda seorang cewek, dan Anda mendapat coklat yang 'murah' di hari Valentine, tidak usah berkecil hati. Coklat yang murah ternyata punya arti lain.
Dilansir dari Daily Mail (11/2), sebuah studi baru menemukan bahwa seseorang akan lebih suka memberi atau menerima dari orang yang lebih dekat, daripada yang jauh. Melihat dari keuntungan yang bisa diambil dari hal ini, sang pemberi bisa membeli barang-barang yang murah atau yang diskon, mempertimbangkan makna lebih penting ketimbang kualitas barang.
Maka jika seseorang memberimu sebuah kotak coklat yang lebih murah karena coklat tersebut lebih murah atau diskon, hal tersebut berarti mereka menganggap Anda sebagai teman dekat atau bahkan orang yang dicintai. Para peneliti percaya bahwa sang pemberi melihat dirinya dan seseorang yang dianggapnya dekat seperti sebuah simbiosis mutualisme. Sehingga mereka akan memilih hadiah yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Penelitian dilakukan dengan membuat 7 eksperimen yang meliputi jenis hubungan yang berbeda. Di antaranya adalah hubungan persahabatan, hubungan pacaran, dan ada juga hubungan yang baru saja dibuat di Lab. Ketika mereka diberi pertanyaan dan disuruh untuk membuat keputusan, sebagian besar dari mereka memilih keputusan yang bisa sama-sama menguntungkan bagi kedua belah pihak. Tidak hanya pihaknya sendiri atau pihak pasangan.
Dari sini peneliti berkesimpulan bahwa persahabatan adalah hubungan yang secara tidak sadar kedua belah pihak mendapat efek positif. Dua belah pihak memberi lebih banyak dan juga menerima lebih banyak kepada atau dari orang yang mereka rasa dekat.
Justru jika Anda menerima hadiah dengan harga yang mahal, atau tampilan yang terlalu mencolok hingga menghabiskan tenaga dan uang dari orang yang memberi Anda, Anda perlu khawatir mungkin ada maksud tersembunyi dari mereka. Perlu diketahui jika kedua belah pihak sama-sama untung, itulah makna dari persahabatan.