Indonesia pasar menggiurkan apps pesan instan, Jongla serius garap

Aplikasi pesan instant Jongla, baru saja memperkenalkan tools barunya dengan nama layanan, Open Jongla

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Indonesia pasar menggiurkan apps pesan instan, Jongla serius garap
CEO Partner Jongla. ©2015 Merdeka.com

Aplikasi pesan instant Jongla, baru saja memperkenalkan tools barunya dengan nama layanan, Open Jongla. Open Jongla ini, bisa mengirim pesan tanpa orang yang menerima harus menginstal terlebih dahulu.

Terlepas dari layanan barunya itu, Jongla mengakui masuk pasar Indonesia lantaran berdasarkan data yang dimilikinya, pasar Indonesia sangat potensial.

"Indonesia market besar nomor pertama soal messaging apps installed. Orang Indonesia suka menginstal aplikasi perpesanan rata-rata empat aplikasi," ujar CEO Partner Jongla, Riku Salminen, saat ngobrol santai bareng beberapa media di kantornya, Jakarta, Senin (26/10).

Menurutnya, pengguna Jongla di negeri ini sudah mencapai angka 5 persen dari total pengguna Jongla seluruh dunia. Namun sayangnya, dirinya tak mau menyebutkan persis angka pastinya.

"Di seluruh dunia pengguna kita sudah lebih dari satu juta. Indonesia lima persennya," katanya.

Dari sisi pengguna yang aktif, Indonesia masuk pada urutan ke tujuh. Paling banyak pengguna aktif Jongla ini berada Turki, Brazil, dan ketiga Thailand. Tapi, pengguna paling banyak berdasarkan zona, di dominasi Asia sekitar 68 persen.

Layanan aplikasi pesan instan ini memiliki beragam fitur di dalamnya salah satunya Candy Sound. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengirimkan pesan suara yang bisa diubah menjadi beragam jenis suara.

Rekomendasi