Hari ini (21/04) Asus baru saja merilis produk barunya yakni Zenfone 2 di Indonesia. Menurut Juliana selaku Country Product Group Leader Asus mengatakan bahwa Zenfone 2 ini sudah banyak peminat yang ingin membelinya, sehingga untuk penjualan di Indonesia, dirinya optimis bakal sesuai target.
Kendati begitu, dirinya enggan membeberkan target penjualan yang diharapkan. "Intinya, total penjualan Zenfone ini targetnya 8 juta. Sekitar 80 persennya berasal dari Zenfone 2," ujarnya saat ditanya Merdeka.com seusai peluncuran Zenfone 2 di Pullman Hotel, Central Park, Jakarta, (21/04).
Dirinya juga menyinggung penjualan Zenfone 1 yang berhasil mencapai angka 1,6 juta di tahun lalu. Nantinya, untuk pemasaran Zenfone 2 akan didominasi di wilayah Jabodetabek.
Sementara itu, terkait wacana penerapan Tingkat Kandungan dalam Negeri (TKDN), pihak Asus mengatakan siap untuk menuruti aturan pemerintah.
"Kita udah siapkan pabrik di Batam. Pertengahan tahun sudah bisa berproduksi pabriknya," jelasnya. Dirinya pun mengakui jika pembangunan pabrik yang sedang dilakukannya memang membuat biaya produksi semakin mahal, tapi menurutnya meski biaya produksi mahal, harga jual Zenfone 2 tidak akan terpengaruh. "Enggak akan naik," tukasnya.
Ketika disinggung kerjasamanya terkait pabrik ini dengan PT Sat Nusapersada Tbk, dia enggan berbicara banyak. "Intinya, setelah pabrik selesai dan pemerintah mengeluarkan kebijakan TKDN, langsung akan beroperasi. Jadi, sementara Zenfone 2 masih kita impor," kata dia.
Dalam peluncuran ini hadir CEO Asus, Jerry Shen. Jerry mengatakan produk terbarunya ini dilengkapi dengan beragam kelebihan. Salah satunya yang menjadi sorotan adalah RAM 4GB disematkan dalam Asus ZenFone 2 ini.
"ZenFone 2 dengan RAM 4 GB dikombinasikan dengan prosesor (Intel) Atom Z3580 2,3 GHz quad-core 64-bit dan OS Android, v5.0 (Lollipop) akan menjadikan pengalaman tersendiri bagi Anda. Dan ini merupakan satu-satunya smartphone di dunia dengan ram 4GB!" ujar Jerry.