Masih hidup, Windows XP ternyata sulit dibunuh

Windows XP masih terlalu kuat untuk runtuh dari posisi kedua OS terlaris di dunia.

Yoga Tri Priyanto
Oleh Yoga Tri Priyanto - Reporter
Masih hidup, Windows XP ternyata sulit dibunuh
Windows XP. ©2014 Merdeka.com

Sejak Microsoft sudah menarik dukungan atau 'mematikan' Windows Xp pada bulan April lalu, seluruh pengguna OS tersebut sangat kecewa. Microsoft sendiri berharap bahwa pengguna 'OS kuno' itu mau berpindah pada sistem operasi yang lebih baru.Nyatanya?Tidak kurang dari 27 persen komputer desktop dunia masih menjalankan Windows XP, seperti yang dikutip dari Softpedia (1/12).Hal ini sekaligus membuktikan bahwa sebenarnya Windows XP masih dicintai para penggunanya. Kendati 'lemot', namun mereka enggan untuk beralih ke OS yang lebih baru. Data dari Net Application, pasar Windows XP sejatinya sudah menurun dari 24,82 persen pada bulan Juli 2014 menjadi 23,89 persen di bulan Agustus 2014. Akan tetapi penurunan tersebut tak membuat XP mati. Sistem operasi tersebut masih terlalu kuat untuk runtuh dari posisi kedua OS terlaris di dunia.Menurut data grafis yang dibuat oleh StatCounter dengan mengambil data dari Agustus 2013 sampai Agustus 2014, pengguna Windows 7 di seluruh dunia mencapai 55,04 persen dan di urutan kedua masih Windows XP dengan jumlah pengguna sebesar 18,72 persen.

Dikutip dari Antara (03/09), pemuncak operating system untuk perangkat komputer dunia sampai saat ini masih dipegang oleh Windows 7. Popularitas Windows 7 semakin bertambah karena belum banyak orang yang tertarik untuk berpindah ke Windows 8 dan harus meninggalkan Windows XP karena tidak ada support dari Microsoft.

Rekomendasi