Baru saja diperkenalkan bulan lalu, smartphone berbasis Windows Lumia 530 telah mulai dikapalkan ke beberapa negara. Dan negara pertama yang bisa mencicipi Lumia 530 adalah China.
Minggu di awal bulan Agustus ini memang menjadi jadwal pengapalan Lumia 530 yang masuk kategori smartphone low-entry atau berbudget murah. Smartphone penerus Lumia 520 itu dibanderol dengan harga yang sangat murah, sekitar Rp 1,1 jutaan saja. Namun jangan salah, spesifikasi yang dibawa oleh Lumia 530 terbilang lebih dari 'lumayan'.
Lumia 530 dibekali dengan layar 4 inci dengan resolusi 480 x 854 piksel dan dilengkapi dengan kamera belakang 5 MP, cukup mirip dengan smartphone-smartphone kelas low-entry lainnya.
Salah satu keunggulan dari Lumia 530 adalah prosesor quad-core Snapdragon berkecepatan 1,2 GHz yang tertanam padanya. Pemberian prosesor quad-core dengan kecepatan di atas 1 GB untuk smartphone low-entry termasuk jarang dilakukan oleh vendor smartphone besar.
Sayangnya, RAM dari Lumia 530 masih berada di kisaran 512 MB dan hanya memiliki memori internal 4 GB saja. Padahal kompetitor lain sudah mulai memberikan RAM 1 GB dan memori internal hingga 8 GB untuk smartphone murah mereka.
Salah satu fitur yang ditunggu-tunggu penikmat gadget pun telah hadir di Lumia 530, yakni asisten digital Cortana. Cortana milik Lumia 530 diklaim lebih baik dari seri-seri sebelumnya mengingat smartphone ini sudah berjalan dengan OS Windows Phone 8.1, PhoneArena (04/08).