Tidak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan adalah salah satu alasan manusia untuk terus menemukan hal-hal baru. Meskipun begitu, tidak semua benda temuan tersebut ada melalui proses penelitian dan penciptaan yang matang. Ada beberapa benda yang berasal dari ketidaksengajaan atau keteledoran si penemu. Berikut adalah benda-benda tersebut.1. The Slinky
Mainan yang juga cukup populer di Indonesia ini berasal dari Amerika Serikat. Berawal dari ketidaksengajaan Richard James saat menjatuhkan pegas yang awalnya digunakan untuk menjaga barang-barang di kapal ketika mengarungi laut. Gerakan saat pegas tersebut jatuhlah yang menarik perhatian Richard. Tanpa disangka respon anak-anak terhadap benda yang diberi nama Slinky tersebut sangatlah positif. Setelah berhasil mendapatkan penjual yang berani menjual Slinky ciptaannya, sebanyak 400 buah Slinky Richard produksi. Hanya perlu 90 menit bagi Slinky untuk ludes di tangan pembeli.2. Silly Putty
Silly Putty adalah sebuah mainan yang berupa karet yang dapat memantul ketika membentur permukaan keras. Penemuan awalnya adalah ketika ilmuwan Amerika melakukan percobaan untuk menemukan alternatif dari karet untuk keperluan perang pada masa Perang Dunia II. Produk gagal tersebut kemudian jatuh ke tangan seorang pengusaha mainan yang lantas mengubahnya menjadi mainan paling populer dalam sejarah Amerika dan dunia.3. Dinamit
Benda berbahaya ini ternyata telah mengantarkan nama penemunya menjadi salah satu penghargaan paling bergengsi sedunia. Alfred Nobel adalah nama orang tersebut. Selalu tertarik dengan ledakan karena ayahnya yang bekerja di pertambangan, Nobel mulai mengembangkan peledaknya sendiri di bangku kuliah. Nitroglycerin adalan bahan kimia yang digunakan Nobel dalam eksperimennya. Nobel beberapa kali mengalami kegagalan yang bahkan sampai merenggut nyawa saudara laki-lakinya. Namun ketidaksengajaan Nobel saat menumpahkan cairan Nitroglycerin ke atas bubuk gergaji berujung pada terciptanya dinamit pertama di dunia.4. Korek Api
Penemuan Phosporus adalah kunci dari terciptanya korek api. Bukan Henning Brand sebagai penemu pertama Phosporus yang menciptakan korek api, melainkan seorang ahli obat-obatan bernama John Walker. Saat John mengaduk cairan ramuan kimianya, terdapat gumpalan pada ujung tongkat yang digunakannya sebagai pengaduk. Tanpa sengaja, saat hendak menggesek gumpalan tersbut agar lepas, Walker malah menyulut api pada ujung tongkat tersebut. Sejak saat itulah korek api mulai dijual sampai ditemukannya Phosporus merah yang lebih aman.5. Pembiusan dengan Eter
Pernahkan Anda membayangkan rasa sakit saat bagian tubuh Anda dibedah tanpa dibius terlebih dahulu? Itulah yang dialami orang zaman dahulu. Meskipun ilmu bedah dan dokter kompeten sudah banyak pada tahun 1830, obat bius masih belum ditemukan. Gas Nitrous Oxide adalah yang pertama dianggap sebagai obat bius. Namun eksperimen oleh Horace Wells tidak berhasil. Barulah Dr. Morton, dengan bantuan asistennya, memanfaatkan eter untuk membedah tumor pada seorang pasien. Operasi berjalan sukses dan berita menyebar dengan cepat. Secepat penyebaran eter sebagai obat bius.