Dua Ekonom AS Sabet Nobel Ekonomi 2026, Ini Fokus Riset yang Diapresiasi

Dua ekonom AS meraih Nobel Ekonomi 2026. Akademi Swedia membeberkan alasan dan besaran hadiahnya. Simak faktanya.

Arthur Gideon
Oleh Arthur Gideon - Reporter
Dua Ekonom AS Sabet Nobel Ekonomi 2026, Ini Fokus Riset yang Diapresiasi
Foto Robert E. Hall dan Michael Woodford ditampilkan di layar saat diumumkan sebagai penerima Penghargaan Nobel Ekonomi di Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia di Stockholm, Swedia, Senin, 12 Oktober 2026. (Anders Wiklund/TT News Agency via AP)

Robert E. Hall dan Michael Woodford dianugerahi Nobel Ekonomi 2026 pada Senin atas riset yang menjadi fondasi model kebijakan untuk meredam gejolak, baik saat ekonomi tumbuh pesat maupun melambat, dikutip dari CNBC, Senin (12/10/2026).

Keduanya, ekonom kelahiran Amerika Serikat, menerima penghargaan bersama atas kontribusi dalam pengembangan fondasi mikroekonomi bagi stabilitas makroekonomi. Secara resmi, penghargaan ini bernama Sveriges Riksbank Prize in Economic Sciences in Memory of Alfred Nobel dan dibentuk oleh bank sentral Swedia pada 1968.

Hall dan Woodford akan berbagi hadiah sebesar 12 juta krona Swedia atau sekitar US$ 1,2 juta.

Hall lahir di California dan merupakan profesor di Stanford University. Sementara itu, Woodford lahir di Massachusetts dan mengajar di Columbia University.

"Dengan mereka, kita lebih siap menghadapi guncangan ekonomi, seperti krisis energi atau perubahan mendadak dalam tingkat konsumsi rumah tangga," kata John Hassler, Ketua Komite Nobel Ekonomi, dalam sebuah pernyataan.

Alasan Nobel Ekonomi: Riset untuk Meredam Gejolak

Menurut Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia, pendekatan Hall dan Woodford melampaui sekadar indikator makro seperti inflasi, produksi, dan konsumsi. Mereka menunjukkan bagaimana keputusan rumah tangga dan perusahaan, yang diambil dengan mempertimbangkan kondisi masa depan, secara kolektif membentuk perekonomian.

Temuan keduanya juga menyoroti bagaimana komunikasi bank sentral dan pemerintah dapat memengaruhi ekspektasi masyarakat, sehingga perekonomian dapat diarahkan ke jalur yang lebih baik.

"Berdasarkan model-model ini, kebijakan fiskal dan moneter yang diterapkan pada waktu yang tepat dapat mengurangi puncak dan lembah dalam perekonomian," kata akademi tersebut.

Akademi menambahkan, model-model baru itu telah sangat membantu dalam menghadapi perlambatan ekonomi sejak diperkenalkan.

Nobel Ekonomi menjadi penghargaan terakhir yang diumumkan tahun ini, setelah kategori Fisiologi atau Kedokteran, Fisika, Kimia, Sastra, dan Perdamaian.

Rekomendasi