Tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, BNN, TNI, hingga Satpol PP menyikat dua kampung narkoba di Jakarta. Sebanyak 24 orang berhasil diamankan dari Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Jumat (9/10).
Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Kristian P Siagian, menyebut penggerebekan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo dan Kapolri Jenderal Suyudi.
Selain itu, tim gabungan juga melakukan penggerebekan besar-besaran di sejumlah wilayah lainnya, seperti Kampung Borta di Makassar dan sembilan titik di Sumatra Utara.
Merespons hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi gebrakan Kapolri Suyudi yang tegas memberantas berbagai kampung narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat.
“Saya apresiasi kinerja luar biasa Polri dan BNN yang terus menghajar habis-habisan kampung narkoba di seluruh daerah. Ini memang harus jadi perhatian serius, karena keberadaan kampung narkoba sangat meresahkan dari dulu. Mereka terang-terangan melawan negara, merusak masyarakat, dan mengancam masa depan generasi muda. Apalagi ini juga menjadi perhatian serius Presiden Prabowo, jadi jangan sampai ada pembiaran. Kampung-kampung narkoba seperti ini harus segera dibumihanguskan,” ujar Sahroni, Senin (12/10).
Lebih lanjut, Sahroni meyakini permasalahan kampung narkoba ini bisa segera diselesaikan oleh Kapolri Suyudi. Ia tidak ingin negara kalah dari para bandar narkoba.
“Saya yakin di era Kapolri Jenderal Suyudi, pemberantasan narkoba bisa semakin masif. Apalagi beliau punya latar belakang dari BNN, jadi saya optimistis kampung-kampung narkoba yang selama ini menjadi masalah bisa diberantas total."
"Kalau dibiarkan, kita sama saja membiarkan nyawa dan kesehatan generasi muda kita terancam. Negara tidak boleh kalah dari bandar narkoba!” tegas Sahroni.