Tifatul komentari video Ical di Youtube

Pemerintah tidak bisa mengatasi dan membatasi maraknya kampanye hitam yang menggunakan media sosial.

Arif Pitoyo
Oleh Arif Pitoyo - Reporter
Tifatul komentari video Ical di Youtube
video ical di pesawat. ©2014 Merdeka.com/@twitter

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan bahwa pemerintah tidak bisa mengatasi dan membatasi maraknya kampanye hitam yang menggunakan media sosial jelang Pemilu 9 April mendatang.”Yang bisa dilakukan Kominfo adalah jika ada dari kampanye tersebut yang melanggar,” ujarnya di sela-sela pelucnuran kerja sama SMS broadcast bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (25/3).Menurut dia, kalau mengandung porno yang melanggar itu jelas bisa ditutup. Tapi, kalau kampanye, tidak ada larangan di sosial media, dan dalam video tersebut tidak ada alas an untuk menutupnya.Tifatul ditanya berkenaan dengan video "Teddy Bear" yang berisi keberangatan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie bersama Wakil Ketua Komisi III DPR RI Azis Syamsuddin, dengan dua artis cantik kakak beradik, Marcella Zalianty dan Olivia Zalianty ke Kepulauan Maladewa (Maldives)."Kita tidak bisa batasi itu, kalau ada yang melanggar, baru akan kita tutup. Batasan gambar di internet yang bisa ditutup kalau mengandung pornografi, sadisme, atau terorisme," katanya.Dijelaskan Tifatul, yang mengunggah video calon Presiden ARB itu ke YouTube adalah yang ada di pesawat itu."Yang pasang di youtube kan yang ada di pesawat itu," komentarnya. Dengan yang melihat video tersebut sudah banyak, maka meskipun ditarik video tersebut sudah terlanjur tersebar ke mana-mana.

Rekomendasi