Flexi diselulerkan, Telkom harus kembalikan blok nomor

BRTI menilai Telkom harus mengembalikan blok nomor Flexi.

Arif Pitoyo
Oleh Arif Pitoyo - Reporter
Flexi diselulerkan, Telkom harus kembalikan blok nomor
Telkom Flexi Combo. ©2012 Shutterstock - Telkom

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menilai Telkom harus mengembalikan blok nomor Flexi bila operator tersebut akan memindahkan pelanggan layanan tersebut ke seluler milik Telkomsel."Blok nomor Flexi yang tidak terpakai wajib dikembalikan ke negara, karena nomor pelanggannya akan berubah ke nomor Telkomsel," ungkap anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Muhammad Ridwan Effendi kepada merdeka.com, Jumat (7/3).Menurut dia, bila nantinya Telkomsel kekurangan nomor karena kebanjiran pelanggan, maka sesuai revisi ketujuh FTP2000, maka akan ada penambahan blok nomor otomatis bila sudah mencapai penggunaan sekian persen.Seperti diketahui, Telkom berniat mematikan layanan Flexi dan memindahkan pelanggannya ke seluler Telkomsel."Telkom Flexi itu kan layanan personal. Sebenarnya mudah ditebak sih personal service pasti harus diganti dengan personal service juga. Di Telkom ada dua personal services, Telkomsel dan Telkom Flexi. Jadi, pelanggan Flexi akan digeser ke Telkomsel," kata Dirut Telkom Arief Yahya.Namun begitu, menurut Arief, Telkom tidak bisa serta merta mengambil keputusan karena tetap masih menunggu kebijakan dari pemerintah. "Tetapi soal ini semua kami harus menunggu kebijakan dari pemerintah," ujar Arief.Industri FWAmemang telah meredup. Apalagi, vendor teknologi yang menaunginya, code division wireless access (CDMA) sudah menghentikan produksi perangkatnya. Alhasil, operator FWA tidak bisa mengembangkan jaringannya lebih jauh lagi.Meredupnya FWA dan CDMA memaksa PT Telekomunikasi Indonesia melikuidasi Telkom Flexi. Ke depannya, Telkom nampaknya sudah yakin untuk mematikan Flexi dan memindahkan pelanggannya ke Telkomsel, anak usaha Telkom.Dengan digesernya pengguna Flexi ke Telkomsel, mau tidak mau nomor akan berubah alias nomor lama menjadi hangus. Selain itu, konsep penomoran dan layanan yang bersifat terbatas membuat tarif FWA relatif lebih murah daripada seluler.Menurut anggota BRTI Nonot Harsono, pindahnya pelanggan Flexi ke seluler tidak perlu melapor atau minta izin ke Kominfo atau BRTI karena regulator memang mendorong ke arah itu.

Rekomendasi