Para peneliti kembali mengeluarkan perkiraan mengenai kapan kehidupan makhluk hidup di dunia akan sirna sepenuhnya. Menurut perhitungan terbaru, hal ini akan terjadi 60 ribu tahun ke depan.
Seperti yang dilansir oleh LiveScience (10/2), perhitungan ini berdasarkan pada sejarah kepunahan massal Permian yang terjadi 540 juta tahun yang lalu. Dengan menggunakan karakteristik yang sama, para peneliti pun menduga bahwa kehidupan akan musnah hingga lebih dari 90 persen pada 60 ribu tahun ke depan.
Memang, pada kepunahan massal Permian belum diketahui apa penyebabnya, apakah erupsi gunung berapi di Siberia atau perubahan iklim. Namun dengan mengetahui jangka waktu terjadinya hal itu bisa membatasi sebab apa saja yang mungkin bisa terjadi.
"Apa pun yang menyebabkan kepunahan itu benar-benar cepat, atau biosfer mencapai beberapa ambang batas kritis. Dengan mengetahui waktu terjadinya dan intervalnya sendiri sangatlah penting, karena membantu kami untuk mendeteksi bagaimana respon biosfer," sebut Seth Burgess, peneliti dari Michigan Institute of Technology.
Seperti diketahui, kepunahan massal Permian menandakan akhir dari era geologi Permian yang terjadi 252 juta tahun lalu. Saat itu, lebih dari 96 persen kehidupan laut dan 70 persen kehidupan darat punah. Ini merupakan kepunahan terparah sebelum akhirnya 85 persen kehidupan termasuk dinosaurus juga punah pada 66 juta tahun lalu.