Jelang IPO Twitter, pangeran Saudi tak takut

Pangeran Alwaleed bin Talal yang memiliki modal di jejaring sosial ini percaya Twitter bisa laku mahal.

Alvin Nouval
Oleh Alvin Nouval - Reporter
Jelang IPO Twitter, pangeran Saudi tak takut
Twitter. ©2013 Merdeka.com

Sebelumnya diberitakan kalau Twitter sudah memasuki tahap IPO pada akhir pekan lalu. Hal ini sontak membuat beberapa pemberi modal jejaring sosial tersebut ketar-ketir akan nasib Twitter nantinya.

Namun, seperti yang dilansir oleh Reuters (15/9), hal ini rupanya tak dirasakan oleh Pangeran Alwaleed bin Talal, pangeran Saudi yang juga memiliki kepemilikan modal di jejaring mircoblogging ini. Alwaleed yang merupakan keponakan dari Raja Abdullah ini pun mengaku akan memegang kepemilikan modalnya di sana.

"Jelasnya apa yang mereka (Twitter) lakukan menunjukkan seperti apa IPO ini nantinya. Saya percaya hal ini akan terjadi tahun ini atau setidaknya tahun depan," katanya yang menginvestasikan dana USD 300 juta di sana lewat Kingdom Holding.

Alwaleed sendiri adalah sosok yang diperhatikan dalam dunia investasi. maka, dengan keteguhannya untuk mendukung IPO Twitter ini pun menandakan bahwa langkah yang dilakukannya benar.

"Dengan 300 juta pengguna mereka telah membuat lebih dari setengah miliar tweet perharinya, pertumbuhan ini menakjubkan," katanya.

Twitter sendiri mengharapkan mampu meraup dana setidaknya USD 10 miliar dalam IPOnya nanti. "Kami mendengar bahwa perusahaan ini bisa ditaksir hingga USD 14-15 miliar namun tentunya masih dilakukan penghitungan lagi. Kami percaya angkanya bisa lebih dari itu," tutupnya.

Rekomendasi