Serangan cyber di Korsel pada Maret silam diduga terencana

Hal ini disampaikan oleh McAfee.

Alvin Nouval
Oleh Alvin Nouval - Reporter
Serangan cyber di Korsel pada Maret silam diduga terencana
Hacker. ©2013 Merdeka.com

Serangan cyber terhadap tiga stasiun TV dan dua bank di Korea Selatan Maret silam diduga merupakan bagian dari kampanye peretas untuk mengambil data milik pemerintah. Hal inilah yang terungkap dari hasil penelitian McAfee.

Seperti yang dilansir oleh The Verge (8/7), perusahaan software keamanan ini menduga bahwa serangan tersebut merupakan satu dari serangkaian aksi Operation Troy. Ini merupakan serangan yang sudah sejak lama digerakkan oleh dedemit dunia maya sejak 2009 lalu.

Pada Maret lalu, peretas sendiri tercatat menghapus data dari puluhan ribu komputer di dunia yang dipilih sesuai koordinasi sebelumnya. Salah satunya adalah Korea Selatan yang diserang 20 Maret lalu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, akibat serangan ini beberapa stasiun televisi Korea Selatan dilaporkan menampilkan tiga tengkorak dan sebuah tulisan yang menyebutkan nama Whois Team. Sementara itu, di serangan yang lainnya diketahui dilakukan oleh NewRomanic Cyber Army Team.

McAfee sendiri percaya bahwa keduanya merupakan perkumpulan dari sebuah organisasi yang lebih besar lagi. Keduanya diduga memasang malware ke dalam komputer di Korea Selatan dan membajaknya dari dalam.

Rekomendasi