Curiosity lubangi Mars untuk cari air

Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kandungan air yang ada di planet merah tersebut.

Alvin Nouval
Oleh Alvin Nouval - Reporter
Curiosity lubangi Mars untuk cari air
Curiosity. ©Reuters

NASA kembali mengumumkan kabar terbaru mengenai robot penjelajah Mars, Curiosity. Kali ini, robot tersebut mencoba mengetahui kandungan air yang ada di planet merah tersebut.

Seperti yang dilansir oleh Engadget (11/2), Curiosity kembali menunjukkan aktivitasnya di Planet Mars. Dengan mengebor planet tersebut sedalam 1,6 cm, Curiosity ingin mengetahui seberapa besar kandungan H20 yang ada di sana.

Selanjutnya, sedimen yang dihasilkan dari pengeboran tersebut akan digunakan sebagai bahan penelitian keberadaan air di sana. Dalam beberapa hari, diharapkan para peneliti bisa mengetahui bukti terbaru dari planet diyakini yang pernah basah tersebut.

Curiosity sendiri sudah dibekali kemampuan untuk melakukan analisis tentang berbagai batuan dan sedimen yang ada. "Membangun sebuah alat yang mampu berinteraksi dengan batuan yang tidak bisa diprediksi di Mars memerlukan pengembangan dan percobaan besar-besaran," kata Louise Jandura, Chief Engineer dari Curiosity Rover's Sample System.

Curiosity sendiri sudah berada di Mars sejak 31 Oktober 2012 lalu. Dikendalikan lewat bumi, robot ini sudah dan akan melakukan berbagai observasi langsung di Planet yang disebut-sebut sebagai kembaran bumi tersebut hingga tahun 2020.

Rekomendasi