Pertahanan Amerika Serikat. Melalui suatu proyek ARPA yang disebut ARPANET, pemerintah Amerika Serikat mencoba mengoperasikan cara kerja hardware dan software berbasis UNIX yang terhubung dengan jaringan telepon agar dapat melakukan komunikasi secara langsung tanpa batasan jarak.Menurut En.Wikipedia.org, proyek ARPANET ini merupakan cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal dengan nama TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Awalnya penciptaan internet ini untuk diaplikasikan sebagai alat bantu militer namun setelah tahun 1972 proyek ini berkembang pesat dan digunakan oleh banyak orang sampai saat ini.Internet masuk ke Indonesia di awal tahun 1990-an dan perkembangan internet di masa itu belum sepopuler internet sekarang ini. Pada tahun tersebut, pengguna internet Indonesia masih bisa dibilang hanya dikonsumsi oleh beberapa kelompok saja. Namun dengan bombardir berita serta informasi mengenai internet yang diberikan oleh media cetak maka internet perlahan-lahan mulai dikenal oleh semua orang.Pertumbuhan bisnis internet sekarang ini sedang melaju dengan pesat. Pada tahun 1997 saja, Indonesia memiliki kurang lebih 200 juta pengguna internet. Oleh karenanya, untuk mengatur masalah internet ini, pemerintah melalui Menkominfo membuat undang-undang khusus yang mengatur masalah internet ini dan APJII merupakan organisasi yang mengatur permasalahan biaya atau tarif penggunaan internet di Indonesia.Dikarenakan beberapa tahun lalu banyak ISP di Indonesia menggunakan bandwidth internasional, maka APJII merasa harus mengubah ketergantungan ISP Indonesia terhadap bandwidth luar karena faktor biaya yang sangat mahal. Oleh karenanya, pada
bulan Juni 1997 silam APJII memprakarsai pendirian Indonesia Internet Exchange atau IIX.Selain untuk memperingan biaya yang harus dikeluarkan ISP untuk mengakses jaringan dari luar negeri, IIX juga mempunyai fungsi menciptakan jaringan interkoneksi di Indonesia yang pada waktu itu belum ada. Tentu saja, penggunaan IIX ini harus melalui pantauan APJII secara langsung yang artinya setiap ISP yang mengaplikasikan produk APJII IIX ini harus terdaftar dan mempunyai badan resmi terlebih dahulu.APJII sebagai penyelenggara IIX juga menegaskan bahwa organisasi ini tidak akan menyelenggarakan pelayanan dan pekerjaan yang akan menimbulkan kompetisi dengan anggotanya. Untuk setiap penyelenggaraan IIX harus melalui tinjauan dan persetujuan pihak APJII.Menurut pantauan MRTG (Multi Router Traffic Graph) yang diadministratori Johar Alam (johar@the.net.id) bandwidth Indonesia sejak berdirinya IIX meningkat drastis. Seperti yang tercatat di Opensource.Telkomspeedy.com, pada awal Januari 2004 saja, kenaikan bandwidth Indonesia mencapai 1,2GHz. Tentunya, dapat kita bayangkan seberapa meningkat bandwidth Indoensia di tahun 2012 ini.Infrastruktur IIX dibagi menjadi empat bagian yaitu:
IIX-JK = IIX - Jakarta
IIX-YO = IIX - Yogyakarta
IIX-JI = IIX - Jawa Timur
IIX-SU = IIX - Sumatera UtaraUntuk mensukseskan program IIX ini, APJII mengharapkan partisipasi dari berbagai pihak.
Penyedia perangkat jaringan seperti router, hub, switch, computer, modem, kabel, tester/analyzer, monitoring software/hardware juga diharapkan untuk dapat menyumbangkan peralatan yang dapat dimanfaatkan dalam proses instalasi dan pengoperasian IIX-APJII.