Kura-kura sebesar mobil ternyata pernah hidup di bumi

Kura-kura raksasa yang dinamakan Carbonemys cofrinii memiliki ukuran sebesar mobil.

Dwi Andi Susanto
Oleh Dwi Andi Susanto - Reporter
Kura-kura sebesar mobil ternyata pernah hidup di bumi
Ilustrasi (© Dailygossip.org)

Apakah kura-kura dari zaman purbakala sampai sekarang tidak mengalami masa perubahan bentuk? Tentu saja, setiap makhluk hidup di bumi ini mengalami suatu hal yang dinamakan evolusi. Walaupun mendapat kecaman dan kritik tajam dari para penganut paham Creatonism.Pertentangan para Evolutionist dan Creatonist dimulai dari abad ke-18. Ujung pangkal dari perdebatan dua paham ini mengacu pada teori yang dikeluarkan oleh Darwin. Sampai sekarang, walaupun tidak begitu terekspos lebih luas, namun perdebatan tersebut masih berlangsung.Beberapa orang peneliti dari North Carolina State University telah menemukan sebuah fosil kura-kura raksasa yang berukuran sebesar mobil mini dengan tengkorak sebesar bola yang biasa dipakai dalam NFL American Football.Fosil tersebut ditemukan di daerah Kolombia dan para peneliti memberikan nama untuk hewan pemilik tulang tersebut dengan nama Carbonemys cofrinii. Menurut salah seorang peneliti Dan Ksepka, seperti yang dikutip oleh CBSnews.com, mengatakan bahwa C. cofrinii termasuk dalam keluarga pelomedusoides.Ksepka juga mengatakan bahwa dengan ukuran yang besar serta rahang yang kuat ini, C. cofrinii kemungkinan dapat memakan buaya yang hidup sekarang ini. Asumsi sementara adalah C. cofrinii merupakan kura-kura yang tergolong pemakan segala atau omnivora. "Dia dapat bertahan hidup dengan memakan hewan atau hal-hal lain di sekelilingnya," ungkap Ksepka.Tempurung kura-kura purba ini memiliki panjang 5 kaki dan lebar 7 inci (172 centimeter). Mereka juga mempercayai bahwa Kolombia dan beberapa tempat di Amerika Utara adalah rumah bagi hewan-hewan raksasa. Hal tersebut dibuktikan dengan pernah ditemukannya ular raksasa dengan panjang 45 kaki atau 14 meter di daerah tersebut.Para peneliti mengambil kesimpulan bahwa kura-kura raksasa ini hidup sekitar 5 juta tahun setelah era dinosaurus berakhir. Mungkin, kura-kura sekarang ini yang berukuran kecil merupakan hasil evolusi dari keluarga kura-kura pada zaman dahulu yang berukuran raksasa.

Andai saja masih hidup, mungkin C. cofrinii dapat dijadikan alternatif lain untuk menggantikan peran mobil yang menimbulkan banyak polusi dan membutuhkan bahan bakar. C. cofrinii hanya membutuhkan bahan bakar makanan saja dan hanya sedikit menimbulkan polusi udara yang dihasilkan dari kotorannya.

Rekomendasi