Google Chrome akhirnya jadi browser paling laris

Dengan grafik jumlah pengguna yang semakin naik, akhirnya Chrome tercatat sebagai browser yang paling banyak digunakan.

Fatchur Rochim HP
Oleh Fatchur Rochim HP - Reporter
Google Chrome akhirnya jadi browser paling laris
Chrome. merdeka.com/DevilWorkshop.org

Sejak diluncurkan, Chrome memang punya peluang menjadi browser yang paling banyak digunakan orang. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya browser buatan Google ini berhasil menggeser dominasi Internet Explorer milik Microsoft. Dari grafik yang dilansir Stat Counter, sepertinya tren ini tak akan berubah dalam waktu dekat.The Next Web (21/05) memberitakan kalau pekan lalu jumlah pengguna Chrome resmi mengungguli jumlah pengguna Internet Explorer. Sejauh ini selisih jumlah antara Chrome dan Internet Explorer memang belum terlalu banyak. Chrome tercatat memegang 32,76 persen pangsa browser sementara Internet Explorer menduduki urutan kedua dengan pangsa pasar sebesar 31,94 persen.Firefox menyusul di peringkat ketiga dengan pangsa pasar sebesar 25,47 persen sementara Safari hanya kebagian 7,08 persen saja. Opera, di saat yang sama, nyaris tak mengalami pertumbuhan dan menutup akhir pekan lalu dengan pangsa pasar sebesar 1,74 persen saja.


Ini bukan kemenangan pertama Chrome atas Internet Explorer karena tanggal 18 Maret lalu data Stat Counter menunjukkan bahwa Chrome berhasil mengungguli Internet Explorer walaupun hanya satu hari saja. Sepanjang bulan Mei ini, jumlah pengguna dua browser internet ini nyaris sama. Internet Explorer memperoleh angka 32,51 persen sementara Chrome mencatatkan angka 32,25 persen.Februari lalu, Stat Counter juga mencatat kalau browser Android Robot yang terpasang pada smartphone Android berhasil menggeser posisi Opera. Saat itu, Android Robot memperoleh pangsa pasar sebesar 22,67 persen sementara Opera hanya mampu memperoleh 21,7 persen pangsa pasar mobile browser.Sejak pertama diluncurkan September 2008, grafik jumlah pengguna Chrome memang selalu menanjak, terutama sejak memasuki tahun 2009. Di saat yang sama, jumlah pengguna Internet Explorer semakin menurun.

Rekomendasi