Dipecat dari pekerjaan pada usia yang tak lagi muda sering kali dianggap sebagai akhir dari perjalanan karir. Namun, bagi Trinette Faint, peristiwa PHK massal dari Google justru menjadi pintu pembuka untuk mengejar impian masa kecilnya yang sempat tertunda.
Mengutip laman Business Insider, pada November 2024, Faint terpaksa dilepas dari posisinya sebagai Executive Business Partner di Google setelah bekerja lebih dari enam tahun. Saat itu, ia berada di titik terendah dalam hidupnya. Selain kehilangan pekerjaan, Faint harus bersiap menjalani operasi lutut dan berduka atas kematian anjing kesayangannya.
Uniknya, sebuah kebetulan mengubah sudut pandang Faint. Sebelum terkena PHK, ia sempat menulis skenario serial TV berjudul “Peri Does Europe”. Cerita tersebut mengisahkan tokoh utama bernama Peri yang dipecat dari perusahaan teknologi sehari sebelum terbang ke London, lalu memutuskan mengejar mimpi kreatifnya di Eropa.
"Saya menulis adegan itu empat bulan sebelum kejadian. Tepat sehari setelah di-PHK, saya memang dijadwalkan terbang ke London," ujar Faint.
"Saya menganggap kenyataan ajaib ini sebagai pertanda untuk menjadi pribadi kreatif secara penuh."
Memasuki awal 2025, sembari memulihkan diri pascaoperasi, Faint memutuskan mengambil jeda karir (creative gap year) selama satu setengah tahun. Masa rehat ini ia manfaatkan untuk mengikuti kelas akting, belajar bahasa Prancis, hingga menghadiri berbagai festival film internasional.
Untuk menopang kebutuhan hidup dan mendanai proyek filmnya, Faint mengandalkan uang pesangon, tabungan, tunjangan pengangguran, menyewakan kamar melalui platform Airbnb, serta mengambil pekerjaan kontrak paruh waktu.
Advertisement
Membuat Karya dan Meraih Keberhasilan
Kerja keras tersebut membuahkan hasil manis. Faint mulai mendapat tawaran peran utama dalam sejumlah iklan dan film pendek. Salah satu karya yang ia tulis, sutradarai, dan bintangi sendiri, berjudul “Party Pants”, berhasil mengantarkannya meraih penghargaan Aktris Terbaik di Berlin Indie Film Festival.
Keberuntungan Faint tak berhenti di situ. Saat menghadiri sebuah acara, seorang produser film menghampirinya dan menawarkan peran spesifik yang selama ini sulit dicari: seorang wanita kulit hitam berpostur tinggi. Karakter tersebut sangat cocok dengan kriteria Faint.
Kini, masa jeda tersebut resmi bertransformasi menjadi karir barunya. Faint menetapkan keputusan untuk pindah dan menetap di Montpellier, Prancis. Saat ini, ia tengah menjalin kerja sama dengan produser asal Paris dan Los Angeles untuk memproduksi serial TV terbarunya yang berjudul “Colette's Caleb”.
Reporter Magang: Hanan Mahira Amani