Belum genap satu hari diluncurkan, Google Drive atau tempat penyimpanan data online dari Google tersebut akhirnya diblokir oleh pemerintah Cina. Banyak pengguna internet menyayangkan apa yang dilakukan oleh pemerintahnya tersebut.Tentu saja, dengan diblokirnya Google Drive ini, daftar pencekalan jasa layanan dari luar Cina semakin panjang. Sebelum ini, jasa layanan penyimpanan online lain yaitu DropBox juga telah dicekal untuk masuk ke dalam Cina. Nampaknya, pemerintah Cina tidak ingin memberikan sedikit celah untuk perusahaan asing mengeruk keuntungan dari negaranya, kecuali apabila sudah mendapatkan persetujuan, seperti Apple contohnya.Menurut Thenextweb.com, pencekalan Google Drive di Cina bukanlah pertama kali dirasakan Google. Satu produk Google lain yaitu Google+ juga telah dicekal pemerintah Cina beberapa waktu yang lalu. Cina ingin fokus membesarkan situs ciptaan mereka sendiri yaitu Baidu.Baidu sendiri telah mengeluarkan produk yang mirip dengan Google Drive bulan Maret lalu. Walaupun masih beta, namun tempat penyimpanan online yang dinamakan Wangpan tersebut sudah memiliki banyak pengguna walaupun tidak sebanyak produk Google tersebut.Saat ini, Cina memiliki lebih dari 500 juta pengguna internet dan hal tersebut adalah satu hal yang sangat potensial untuk dipakai sebagai pasar bisnis perusahaan-perusahaan besar seperti Google. Ternyata, menurut Techinasia.com, selain Baidu Wangpan, masih terdapat banyak produk asli ciptaan perusahaan Cina seperti Shanda Everbox, Yun.io, Kanbox, dan masih banyak lagi.Ubergizmo.com menyatakan bahwa, Baidu Wangpan menawarkan tempat penyimpanan data online sebesar 25GB secara gratis untuk penggunanya. Jadi, apabila Anda sekarang berada di Cina, Wangpan adalah alternatif satu-satunya untuk menyimpan data secara online dan gratis.
Google Drive dicekal di Cina karena Baidu Wangpan
Tidak sampai satu hari peluncuran, Google Drive diblokir oleh pemerintah Cina.
Advertisement
Rekomendasi