Jelang Mudik Lebaran 2026, Indosat Kerahkan 2.500 Teknisi untuk Stabilkan Jaringan

Indosat memprediksi bahwa sekitar 14 hingga 15 juta pelanggan akan melakukan mudik, dan perusahaan siap mengatasi lonjakan trafik yang terjadi.

Iskandar
Oleh Iskandar - Reporter
Jelang Mudik Lebaran 2026, Indosat Kerahkan 2.500 Teknisi untuk Stabilkan Jaringan
SVP Head of Network Operations Indosat, Raden Tofan. Liputan6.com/Iskandar (© 2026 Liputan6.com)

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) telah menyatakan kesiapan mereka untuk menghadapi lonjakan trafik jaringan telekomunikasi selama bulan Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026, termasuk saat mudik Lebaran.

Salah satu langkah yang diambil adalah mengerahkan 2.500 teknisi (engineers) yang akan bekerja selama 24 jam penuh.

Dengan estimasi pergerakan nasional mencapai 150 juta pemudik, Indosat berkomitmen untuk memastikan konektivitas tetap stabil di sepanjang jalur mudik hingga tujuan akhir.

SVP Head of Network Operations Indosat, Raden Tofan, menyampaikan bahwa perusahaan memperkirakan sekitar 14 hingga 15 juta pelanggan Indosat akan melakukan perjalanan mudik tahun ini.

"Ini adalah tanggung jawab besar bagi kami. Pemerintah memprediksi ada 150 juta pemudik atau hampir 50% populasi Indonesia. Kami berkomitmen menjaga kesiapan jaringan agar perjalanan beratus-ratus kilometer tetap aman, nyaman, dan terhubung," ujar Tofan, Jumat (20/2/2026) di Jakarta.

Berdasarkan analisis data, Indosat memperkirakan adanya kenaikan trafik data sebesar 18% pada hari raya Idul Fitri. Menariknya, puncak penggunaan data (peak season) diprediksi tidak akan jatuh pada hari H Lebaran, melainkan pada H+1 atau H+2.

"Pada hari H, fokus masyarakat adalah ibadah dan silaturahmi. Setelah itu, baru mereka mengunggah foto atau melakukan live streaming. Kami ingin menjamin saat-saat penting tersebut jaringan tetap tersedia dan kencang," tegas Tofan.

Untuk meningkatkan akurasi mitigasi, Indosat tahun ini memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pengolahan data historis selama lima tahun terakhir. Tofan mengklaim bahwa penggunaan AI telah meningkatkan akurasi prediksi optimalisasi jaringan secara signifikan.

"Dulu sebelum ada AI, kami menggunakan spreadsheet dengan akurasi sekitar 70%. Sekarang dengan AI, akurasinya bisa mencapai di atas 95%. AI sangat membantu kami dalam optimalisasi jaringan secara presisi," jelas Tofan.

Indosat telah melakukan pemetaan terhadap 797 titik strategis atau yang dikenal sebagai Point of Interest (POI) yang menjadi lokasi keramaian.

Titik-titik ini mencakup berbagai destinasi mudik utama seperti Bogor, Garut, wilayah Jabodetabek, hingga Lampung Tengah. Penambahan cakupan ini didukung oleh pembangunan hampir 1.500 site baru dalam setahun terakhir.

Untuk mendukung pemudik yang menggunakan jalur darat, Indosat telah menyiapkan infrastruktur di sepanjang 8.000 km jalur transportasi yang meliputi:

  1. 77 rute utama (Tol dan Non-Tol).
  2. Jalur kereta api lintas provinsi.
  3. Penyediaan kapasitas jaringan yang diklaim cukup dan stabil.

Dari segi operasional, Indosat akan menyiagakan 2.500 teknisi yang siap bekerja selama 24 jam penuh di berbagai lokasi di seluruh Tanah Air.

Selain itu, perusahaan ini juga bekerja sama dengan pemerintah untuk mendirikan sekitar 16 posko siaga bersama yang bertujuan untuk memantau kondisi di lapangan secara real-time.

Tofan menambahkan, "Kami juga melakukan 'Ekspedisi Andal' untuk memastikan standar kualitas kami tetap terjaga."

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan semua pelanggan dapat merayakan kebahagiaan bersama keluarga dengan dukungan jaringan yang handal.

Hal ini menunjukkan komitmen Indosat dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggannya, terutama pada momen-momen penting.

Rekomendasi