Jadi Tuan Rumah Presidensi G20 2022, Pemerintah Siapkan Bandwidth Hingga 20 Gbps
Merdeka.com - Indonesia akan menjadi Presidensi G20 tahun 2022, Pemerintah menargetkan dua sukses dalam keketuaan G20 Indonesia, yaitu substansi dan penyelenggaraan. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan telah menyiapkan dukungan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi berupa konektivitas 5G, perangkat pendukung pertemuan virtual.
Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Anang Latif mengatakan pihaknya akan menyiapkan bandwidth 20 Gbps. Bandwith tersebut hasil kolaborasi dengan mitra penyedia dan penyelenggara telekomunikasi untuk memastikan jaringan wi-fi lancar di lebih dari 100 venue kegiatan selama penyelenggaraan KTT G20.
"Jadi kami berkoordinasi dengan banyak pihak karena ini tidak mungkin bisa dilakukan BAKTI sendiri, tetapi melibatkan banyak mitra-mitra kita yaitu penyedia atau penyelenggara telekomunikasi," ungkap Anang dalam keterangannya, Selasa (30/11).
Selain itu, Anang mengatakan, untuk menyukseskan penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia yang dimulai pada awal Desember tahun ini, BAKTI dengan tiga operator yang sudah memiliki lisensi akan memberikan layanan 5G experience.
"Ada dalam bentuk Augmented Reality, Virtual Reality, dan beragam lainnya. Lalu, ada juga booth yang disiapkan nantinya. Masing-masing akan menunjukkan bukan cuma sinyalnya, tetapi aplikasinya pun memberikan experience berbeda dengan 4G," jelasnya.
Sementara itu, menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate keseluruhan rangkaian rapat itu akan berlangsung di 16 atau 17 kota Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya bertugas menyiapkan infrastruktur TIK dengan penyediaan jaringan 4G dan 5G.
"Kami juga menyiapkan perangkat-perangkat virtualnya dengan menggunakan Webex dan menyediakan jaringan cadangan untuk mengantisipasi apabila tejadi ganguan konektivitas telekomunikasi," tandasnya.
Mengenai standar penyediaan infrastruktur TIK dan konektivitas, Menkominfo menyatakan akan seperti penyelenggaraan World Super Bike beberapa waktu lalu di Sirkuit Mandalika.
"Seperti yang saat ini sedang kita lakukan dalam penyelenggaran World Super Bike, dan pada saat Moto GP Mandalika nanti disediakan juga jaringan backup. Begitu juga dengan event internasional G20 Summit," tuturnya. (mdk/faz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya