Ini Penjelasan Ilmiah Soal Dejavu, Cuma Tipuan Otak?

Rabu, 27 November 2019 17:00 Reporter : Indra Cahya
Ini Penjelasan Ilmiah Soal Dejavu, Cuma Tipuan Otak? Ilustrasi dejavu. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dejavu adalah hal yang seringkali dialami oleh banyak orang. Berdasarkan data dari Psychology Today, hingga 70 persen seluruh populasi dunia pernah mengalami dejavu.

Namun dari sebuah penelitian terbaru yang dilansir dari Medical Daily, ternyata perasaan dejavu bukanlah dikarenakan kita pernah mengalami kejadian tersebut sebelumnya. Alih-alih, ini hanyalah sebuah tipuan otak.

Tepatnya, dejavu adalah sebuah hasil dari pengecekan yang dilakukan otak terhadap memori kita, dan memastikan memori yang terdapat di otak masih berjalan dengan normal.

Dari penelitian yang dilakukan oleh Akira O'Connor dari University of St Andrews, Inggris, menyebutkan bahwa dejavu merupakan pikiran yang disebabkan oleh otak yang secara sengaja membuat kesalahan memori.

Hal ini dilakukan oleh salah satu bagian dari otak yang bertujuan untuk memeriksa memori dengan cara mengirim yang akan ditanggapi oleh otak.

Sinyal ini berupa konflik antara apa yang pernah kita alami dan apa yang 'kita pikir' pernah kita alami.

Baca Selanjutnya: Banyak Dialami Anak Muda...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sains
  3. Penelitian Ilmiah
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini