Ilmuwan Temukan Sinyal Radio yang Kekuatannya Setara 30 Tahun Energi Matahari

Sinyal ini merupakan radiasi elektromagnetik frekuensi radio yang mampu melepas energi dalam jumlah besar.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Ilmuwan Temukan Sinyal Radio yang Kekuatannya Setara 30 Tahun Energi Matahari
Ilmuwan Temukan Sinyal Radio yang Kekuatannya Setara 30 Tahun Energi Matahari (© ESA)

Sinyal ini merupakan radiasi elektromagnetik frekuensi radio yang mampu melepas energi dalam jumlah besar. 

Para astronom baru saja dikejutkan dengan temuan sinyal radio yang berusia 8 miliar tahun yang memiliki kekuatan energi sangat besar. 

Sinyal ini merupakan radiasi elektromagnetik frekuensi radio yang diidentifikasi sebagai FRB 20220610A, yang memiliki kemampuan melepas energi dalam jumlah besar, yakni setara dengan pelepasan energi matahari selama 30 tahun. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Temuan ini diklasifikasikan oleh para astronom sebagai ledakan yang jarang sekali ditemukan, bahkan bisa saja hanya berlangsung dalam waktu yang cukup singkat.

Meskipun begitu, fenomena ini dihasilkan dari penggabungan galaksi yang akan menciptakan bintang-bintang baru. 

Mengutip dari indy100, Rabu, (08/11), sinyal radio ini merupakan salah satu sinyal besar yang ditangkap oleh teleskop radio SKA Pathfinder Australia. 
Dok. Istimewa

Setelah teleskop asal Australia menangkap sinyal tersebut, para astronom kemudian berniat untuk melakukan pengamatan lebih lanjut menggunakan teleskop di China. 

Pengamatan lebih lanjut dilakukan sebab tangkapan sinyal dari ledakan radio yang berusia 8 miliar tahun ini, menjadi satu-satunya fenomena ledakan sinyal radio tertua yang pernah ditemukan

Selain itu, temuan ini juga menjadi parameter untuk mengukur massa pada unsur alam semesta yang sebelumnya tidak ditemukan di antara galaksi. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Jika kita menghitung jumlah materi yang normalnya ada di alam semesta, maka terdapat lebih dari separuh materi atom yang menyusun alam semesta saat ini sudah hilang. Tetapi kami mengira bahwa hal tersebut bukanlah peristiwa kehilangan, melainkan tersembunyi di ruang antar galaksi. Namun, mustahil untuk dilihat dengan cara yang normal,” jelas Ryan Shannon, Penulis Science Journal.

Tidak hanya itu, temuan ini juga bukan hanya membuat para astronot terkejut, melainkan membuat para ilmuwan juga kebingungan.

Sebab, fenomena ini diduga berkaitan dengan objek misterius yang pernah mengirimkan gelombang radio setiap 21 menit sekali pada awal tahun lalu.

Gelombang ini juga telah diteliti selama kurang lebih 45 tahun, namun sampai sekarang astronom belum mengetahui apa yang melatarbelakangi fenomena ini. 

Rekomendasi