Tak sedikit ilmuwan yang akhirnya memeluk Islam sejak mereka merasa kebenaran agama itu tak bisa dibantahkan.
Terutama saat melakukan penelitian. Jawaban-jawaban dari hasil penelitiannya tersebut sesuai yang tertulis dalam Al-Quran.
Advertisement
Advertisement
Maurice Bucaille adalah seorang ahli bedah dan ahli urologi ternama dari Prancis. Awalnya, dia adalah seorang ateis. Namun, setelah mempelajari Al-Qur'an dan melakukan penelitian ilmiah tentang Al-Qur’an, dia menemukan banyak fakta ilmiah yang akurat dalam kitab suci tersebut.
Fakta-fakta ini yang tidak mungkin diketahui pada masa Nabi Muhammad SAW, membuatnya yakin bahwa Al-Qur'an berasal dari Tuhan. Dia kemudian menulis buku terkenal berjudul The Bible, the Qur'an and Science yang menjelaskan temuannya.
2. Keith MooreKeith Moore adalah seorang ahli embriologi ternama dari Kanada. Dia dulunya adalah seorang Kristen yang taat.
Namun, setelah melakukan penelitian ekstensif tentang embriologi manusia, dia menemukan bahwa deskripsi perkembangan embrio dalam Al-Qur'an sangat akurat dan sesuai dengan temuan ilmiah modern.
Hal tersebut membuatnya yakin bahwa Al-Qur'an adalah firman Tuhan. Dia kemudian menulis buku terkenal berjudul The Developing Human: Clinically Oriented Embryology yang memuat banyak ayat Al-Qur'an tentang embriologi.
Advertisement
Advertisement
Jeffrey Lang adalah seorang ahli fisika dan matematika ternama dari Amerika Serikat. Dia dulunya adalah seorang Yahudi.
Namun, setelah mempelajari berbagai bukti ilmiah tentang keberadaan Tuhan, dia menemukan bahwa bukti-bukti tersebut menunjukkan bahwa Tuhan itu Esa dan Maha Kuasa.
Hal ini membuatnya yakin bahwa Islam adalah agama yang benar. Dia kemudian memeluk Islam dan menjadi salah satu da'i Islam ternama di Amerika Serikat.
Seorang ahli matematika dari Universitas Emory, Amerika Serikat. Dikenal sebagai ahli teori Ramasey, bidang matematika yang mempelajari kombinasi objek matematika.
Miller dibesarkan dalam keluarga Kristen dan tidak pernah tertarik dengan Islam. Namun, pada tahun 2009, Miller menemukan sebuah pola matematika yang rumit dalam Al-Qur'an.
Pola ini dikenal sebagai "kode 19", tidak dapat dijelaskan secara kebetulan. Miller tercengang dengan penemuannya dan mulai mempelajari Islam lebih dalam.
Advertisement
Pada tahun 2010, Miller akhirnya memutuskan untuk memeluk Islam. Dia mengubah namanya menjadi Abdul-Alim. Miller sekarang menjadi da'i Islam yang aktif dan sering berbicara tentang Islam di berbagai forum dan konferensi.
Advertisement
Masaru Emoto adalah seorang peneliti dan penulis Jepang yang terkenal dengan penelitiannya tentang efek energi pada air.
Emoto dibesarkan dalam keluarga Shinto dan tidak pernah tertarik dengan Islam.
Penelitian Emoto mengantarkannya pada penemuan menarik tentang air Zamzam. Awalnya, Emoto kesulitan mengkristalkan air Zamzam.
Namun, setelah mencairkannya 1000 kali dan mencampurnya dengan air suling, ia berhasil mendapatkan kristal unik dengan dua struktur bertingkat.
Rekan Emoto mengemukakan bahwa struktur tersebut mungkin terhubung dengan makna "Zam Zam" (Allah Maha Mengetahui). Emoto pun terinspirasi untuk melakukan eksperimen lanjutan.
Ia memutar ayat-ayat Al-Quran di atas air Zamzam dan hasilnya kristal yang terbentuk menjadi lebih sempurna.
Emoto juga menemukan bahwa membaca "Bismillah" (dengan nama Allah) sebelum minum air dapat meningkatkan kualitas air biasa.
Advertisement
Penelitian Emoto tentang air Zamzam berlangsung selama 15 tahun dan hasilnya dipublikasikan dalam buku lima jilid berjudul Pesan dari Air.
Penemuannya menunjukkan bahwa ayat-ayat Al-Quran memiliki pengaruh positif pada struktur air Zamzam dan doa serta energi positif dapat meningkatkan kualitas air.