Identik dengan 'cyberbully', tak ada lagi avatar telur di Twitter
Merdeka.com - Twitter akhirnya menghilangkan salah satu aspek ikonik dalam jejaring sosial berlambang burung tersebut: avatar telur.
Benar, Anda tak akan lagi melihat avatar telur jika Anda baru sign up. Alih-alih, Anda akan melihat avatar berbentuk badan dan kepala, foto 'default' yang diusung banyak platform digital ketika foto belum diisi.
![]()
Pengganti avatar telur di Twitter ©2017 Merdeka.com
Uniknya, avatar telur ini diganti karena cukup kental dengan stereotip tertentu. Hal ini berupa pengguna Twitter yang masih menggunakan avatar telur biasanya adalah pelaku cyberbully, troll di internet, bot, atau bahkan para akun 'kloningan' yang sengaja dibuat untuk memperkeruh keadaan suatu isu. Tak cuma di Indonesia, hal ini terjadi di seluruh dunia.
Melansir dari Mashable yang mengutip pernyataan Fast Company, para pengguna yang merupakan 'pengacau' di internet ini biasanya menggunakan avatar telur tanpa sadar, karena malas mengganti gambar profil atau bahkan tak tahu cara menggantinya.
![]()
Pengganti avatar telur di Twitter ©2017 Merdeka.com
Akhirnya, sejak Jumat (31/3) lalu, gambar profil default Twitter berubah dengan nama "gender-balanced figure" atau figur dengan jenis kelamin seimbang. Hal ini mendapat kritik karena Twitter tak menyelesaikan masalah intinya yakni 'cyberbully', namun justru mengganti ikon yang lekat pada masalah tersebut.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya