Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas sementara di sejumlah jalan protokol seiring kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul ke Jakarta pada awal pekan ini.
Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari pengamanan dan penghormatan terhadap tamu negara.
Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados menyebut pengaturan arus bersifat situasional dan diberlakukan ketika iring-iringan melintas. Petugas akan melakukan pengawalan serta pengaturan arus kendaraan di titik-titik yang dilalui rangkaian.
Seiring kedatangan PM Thailand pada Senin, rangkaian acara antara lain pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada sore hari. Penyesuaian arus lalu lintas akan mengikuti pergerakan rombongan di lapangan.
Advertisement
Jalur Protokol yang Berpotensi Dialihkan
Polda Metro Jaya memetakan sejumlah ruas yang berpotensi terdampak pengalihan arus secara sementara selama rangkaian kunjungan berlangsung. Daftar jalan yang disebut antara lain:
- Jalan Halim Perdanakusuma
- Jalan MT Haryono
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan MH Thamrin
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan Gerbang Pemuda
- Jalan Asia Afrika
- Jalan Sisimangaraja
- Jalan Trunojoyo
Pengaturan akan dilakukan oleh petugas di lapangan pada saat rangkaian melintas di ruas-ruas tersebut. Masyarakat yang melintasi koridor ini diimbau memantau kondisi lalu lintas terkini.
Selain pengalihan arus, pengawalan rombongan juga disiapkan pada koridor kedatangan dan keberangkatan sesuai kebutuhan pengamanan VVIP di lapangan.
Advertisement
Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hanya Saat Rangkaian Melintas
Robby menegaskan pengaturan bersifat sementara dan dilakukan untuk mendukung kelancaran agenda kenegaraan. "Guna kelancaran acara dan bentuk penghormatan, petugas di lapangan akan melakukan pengawalan serta pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan Jakarta," jelas Robby dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Ia menambahkan bahwa kebijakan tidak berlangsung sepanjang hari melainkan menyesuaikan pergerakan rombongan. "Rekayasa lali lintas hanya akan dilakukan pada saat rangkaian tamu kenegaraan melintas," jelasnya.
Robby juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melintas jalan tersebut untuk mengantisipasi perjalanan atau mencari jalan alternatif.
Advertisement
Agenda PM Thailand di Jakarta
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan jadwal kedatangan dan pertemuan di Istana. "Iya nanti sore PM Thailand Anutin akan datang ke Jakarta dan akan diterima Presiden Prabowo di Istana Merdeka jam 16.30 WIB," jelas Teddy saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, PM Anutin berkunjung ke Indonesia pada 3–4 Agustus 2026 dan didampingi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow.
Kunjungan ini merupakan yang pertama secara resmi ke Indonesia. PM Anutin akan memimpin Konsultasi Para Pemimpin (Leaders' Consultation) ke-2 dengan Presiden Republik Indonesia untuk membahas langkah lanjutan kerja sama bilateral, termasuk keamanan, pemberantasan kejahatan lintas negara, perdagangan dan investasi, ketahanan pangan dan energi, hubungan antarmasyarakat, serta kerja sama regional di bawah ASEAN. Kedua pemimpin juga akan mengumumkan Peta Jalan Kemitraan Strategis (Roadmap on Strategic Partnership) 2026–2030.
Selama di Jakarta, PM Thailand dijadwalkan memimpin pembukaan Forum Bisnis Thailand–Indonesia dan menyampaikan pidato di Sekretariat ASEAN mengenai The Future of ASEAN.