Gara-gara Kesal dengan Baterai Earphone yang Cepat Rusak, Ilmuwan ini Lakukan Penelitian, Hasilnya Bikin Dia Geleng-geleng
Studi terbaru mengungkap penyebab utama baterai earphone cepat habis. Temuan ini bisa mengubah cara perangkat elektronik dirancang di masa depan.
Penelitian ini berawal dari rasa kesal seorang ilmuwan. Baterai earphone yang cepat habis sering menjadi keluhan banyak pengguna. Namun, alih-alih hanya mengeluh, seorang ilmuwan memutuskan untuk meneliti masalah ini.
Yijin Liu, profesor di Cockrell School of Engineering, menemukan keanehan saat menggunakan earphone nirkabelnya.
“Saya hanya menggunakan earbud kanan, dan setelah dua tahun, baterai di sisi kiri bertahan lebih lama,” ungkap Liu dikutip IFLScience, Senin (10/2).
Dari kejadian sepele ini, lahirlah sebuah proyek penelitian yang melibatkan teknologi canggih dan tim dari berbagai negara.
Dengan bantuan teknologi inframerah, sinar-X, serta fasilitas penelitian di Prancis, New York, Illinois, dan Stanford, timnya berhasil mengungkap penyebab utama degradasi baterai pada perangkat elektronik.
Baterai Rusak Bukan Sekadar Masalah Umur
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Advanced Materials, tim menemukan bahwa baterai earphone tidak hanya rusak karena penggunaan, tetapi juga akibat interaksi kompleks dengan komponen lain dalam perangkat.
“Bluetooth, mikrofon, sirkuit listrik—semuanya menciptakan pola panas yang aneh dan mempercepat kerusakan baterai,” jelas Liu.
Selain itu, cara pengguna memperlakukan perangkat juga berdampak besar. Misalnya, kebiasaan mengisi daya, suhu lingkungan, dan cara penggunaan masing-masing individu memengaruhi ketahanan baterai.
“Setiap orang punya kebiasaan yang berbeda. Ada yang mengisi daya saat baterai 20%, ada yang menunggu hingga 1%,” ujar Guannan Qian, peneliti utama dalam studi ini.
“Semua faktor ini berpengaruh," jelas dia.
Solusi
Masalahnya, produsen perangkat elektronik biasanya menguji baterai dalam kondisi laboratorium yang ideal, bukan dalam skenario penggunaan sehari-hari yang lebih dinamis.
“Ketika kita mengembangkan baterai baru, kita harus memahami perbedaan antara kondisi laboratorium dan realitas,” kata Xiaojing Huang, fisikawan di Brookhaven National Laboratory, New York.
Dengan temuan ini, diharapkan produsen bisa menyesuaikan metode pengujian dan desain baterai agar lebih tahan lama di dunia nyata. Jadi, jika baterai earphone Anda terasa lebih cepat habis, kini Anda tahu alasannya.