Facebook Lagi-lagi Tersandung Skandal, Paparkan 68 Juta Foto Pengguna

Facebook Lagi-lagi Tersandung Skandal, Paparkan 68 Juta Foto Pengguna

Indra Cahya
Oleh Indra Cahya - Reporter
Facebook Lagi-lagi Tersandung Skandal, Paparkan 68 Juta Foto Pengguna
Facebook. © Ideasevolved.com

Tahun 2018 nampaknya jadi tahun kelam bagi Facebook. Setelah skandal kebocoran data oleh Cambridge Analityca pada pertengahan tahun ini, kali ini ada bug yang membuat foto pengguna tersebar. Tak tanggung-tanggung, ada 6,8 juta foto yang terpapar.

Dikutip dari Liputan6.com yang melansir CNBC, Sabtu (15/12/2018), foto-foto tersebut diumbar menggunakan aplikasi pihak ketiga. Parahnya, foto yang terumbar itu termasuk gambar yang sebenarnya tidak pernah dibagi oleh pengguna.

Menurut Facebook, foto yang tidak pernah dibagi pengguna itu dapat terungkap karena izin yang diberikan pengguna pada aplikasi pihak ketiga untuk mengakses albumnya, termasuk foto-foto yang sebenarnya tidak dibagikan ke publik.

Jadi, foto-foto tersebut dapat diakses karena platform tersebut menyimpan salinan gambar pengguna yang tidak menyelesaikan unggahannya.

Facebook menuturkan, bug ini aktif selama 12 hari, antara 13 hingga 25 September 2018. Saat bug itu aktif, ada 1.500 aplikasi dari 876 pengembang yang dapat mengakses foto pengguna.

Kendati demikian, Facebook menyebut bug ini tidak berakibat pada foto-foto yang dibagikan Messenger. Perusahaan mengklaim pihaknya mengetahui bug ini pada 25 September dan langsung mengatasinya.

Dalam keterangannya, Facebook memastikan telah memperingatkan para pengguna yang terdampak bug ini. Perusahaan pun menyarankan pengguna untuk kembali login ke aplikasi yang bersangkutan untuk mengetahui foto mana yang telah diakses.

"Kami minta maaf. Kami akan merilis tools untuk pengembang agar mengetahui pengguna yang terdampak bug ini. Kami bekerja sama dengan pengembang untuk menghapus foto dari pengguna yang terkena," ungkap Tomer Bar yang merupakan Engineering Director Facebook.

Menurut Anda?

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustinus Mario Damar

Rekomendasi