Kasus Suap Pegawai Kemenkeu
-
Ekonomi •Banyak Kasus Pencucian Uang, Kemenkeu Periksa Pegawai Pajak hingga Wajib PajakWakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menilai akan melanjutkan kasus tersebut ke jalur hukum.
-
Ekonomi •Menko Mahfud : Transaksi Rp300 Triliun di Kemenkeu Bukan Korupsi, tapi TPPU"Bukan korupsi tapi pencucian uang, ini lebih besar dari korupsi tapi tidak mengambil uang negara apalagi diambil dari uang pajak," kata Mahfud.
-
Ekonomi •Kemenkeu Sebut Kasus Rafael Alun Tak Bisa Lengserkan Suryo Utomo dari Dirjen PajakKementerian Keuangan menilai pencopotan seorang pejabat di Kementerian Keuangan tidak bisa dilakukan begitu saja. Perlu ada mekanisme yang ditempuh sebelum dilakukan pencopotan atau pergantian pejabat eselon I.
-
News •Kasus TPPU Rp40 Miliar, Eks Pejabat Pajak Angin Prayitno Aji Segera DisidangBerkas dakwaan Angin dalam perkara ini sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
-
News •KPK Tetapkan Eks Pejabat Kemenkeu Tersangka Suap Dana Perimbangan DaerahRifa diduga menerima miliaran rupiah untuk mengawal proposal dana alokasi khusus (DAK) dan dana insentif daerah (DID) yang diajukan sejumlah kepala daerah.
-
News •Dilelang KPK, Rumah Mantan Pejabat Kemenkeu Yaya Purnomo Laku Rp2,8 MiliarUang hasil lelang dari harta rampasan koruptor ini bisa mengembalikan kerugian negara dari tindakan rasuah yang dilakukan. Hal ini menjadi optimalisasi yang dilakukan KPK sebagai bagian dari penegak hukum.
-
News •KPK Setor Rp 1,6 Miliar Hasil Lelang Rampasan Eks Pejabat KemenkeuAli mengatakan, selain membuat jera para terpidana korupsi dengan hukuman badan, KPK juga akan mengupayakan pemulihan keuangan negara dari tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
-
News •KPK Tetapkan Eks Bupati Tabanan Ni Putu Eka Tersangka Suap DID, Langsung DitahanSelain Ni Putu Eka Wiryastuti (NPEW), dua tersangka lainnya adalah mantan Kepala Seksi Dana Alokasi Khusus Fisik II, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Rifa Surya (RS) dan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana Bali, I Dewa Nyoman Wiratmaja (IDNW).
-
News •Logam Mulia hingga Tas Mewah Eks Pejabat Menkeu Dilelang KPK Terjual Rp1,6 MiliarYaya merupakan terpidana kasus suap dan gratifikasi dalam pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID) di sembilan kabupaten.
-
News •KPK Dalami Aliran Uang Suap Penurunan Nilai Pajak ke Sejumlah PihakPlt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, tim penyidik menggali pengetahuan Wawan terkait adanya dugaan aliran uang ke berbagai pihak lain dalam kasus dugaan suap penurunan nilai pajak pada pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Ditjen Pajak Kemenkeu.
-
News •Ketua KPK akan Telepon Kapolda Jatim Kawal Kasus Penganiayaan Jurnalis TempoJurnalis Tempo dianiaya oleh sejumlah orang saat melakukan reportase terkait Direktur Pemeriksaan Ditjen Pajak Kemenkeu, Angin Prayitno Aji dalam kasus suap pajak yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
-
News •Geledah Bank Panin, KPK Sita Dokumen Terkait Kasus Suap Pajak KemenkeuDalam penggeledahan yang dilakukan sejak pukul 10.00 WIB sampai dengan sekitar pukul 21.00 WIB, tim penyidik mengamankan dokumen dan barang elektronik yang diduga berkaitan dengan kasus yang tengah diusut.
-
News •KPK Periksa Direktur Dana Perimbangan KemenkeuKPK Periksa Direktur Dana Perimbangan Kemenkeu. Penyidik lembaga antirasuah juga turut memanggil Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Boediarso Teguh Widodo dan Kasubdit DAK Fisik II Kemenkeu Yuddi Saptopranowo.
-
News •Suap Dana Perimbangan Daerah, Pejabat Kemenkeu Dituntut 9 TahunSuap Dana Perimbangan Daerah, Pejabat Kemenkeu Dituntut 9 Tahun. Gratifikasi diterima setelah ada kepastian alokasi DID Kabupaten Halmahera Timur dalam APBN 2018 senilai Rp 25.750.000.000.
-
News •Eks Kadis PU Balikpapan Pinjam Uang ke Swasta buat Gratifikasi Pejabat KemenkeuTarra mengaku ia baru melunasi uang sebesar Rp 740 juta milik Pahala. Sementara, kepada Sumiati ia baru mengembalikan uang Rp 100 juta.
-
News •Auditor BPK Kaltim I Peringatkan Kadis PU Balikpapan untuk Tutup MulutTara diminta agar tidak melibatkan Fitra terkait kasus penerimaan gratifikasi pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID) oleh Yaya Purnomo.
-
News •Suap RAPBN-P, Walkot Tasikmalaya Ngaku Kenal Pejabat Kemenkeu dari Politisi PPPDalam kesaksiannya, Budi menuturkan pernah beberapa kali bertemu dengan Yaya. Lokasi pertemuan berlangsung di Hotel Aryaduta, Hotel Indonesia Kempinski, rumahnya di Bandung, dan Apartemen Hotel Sultan.
-
News •KPK bakal hadirkan pimpinan BPK di sidang eks pejabat KemenkeuKPK bakal hadirkan pimpinan BPK di sidang eks pejabat Kemenkeu. Kehadiran Bahrullah dipertimbangkan usai namanya ikut tercantum dalam surat dakwaan mantan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo. Bahrullah Akbar diduga terlibat dalam gratifikasi yang diterima Yaya Purnomo.
-
News •Suap RAPBN-P, eks pejabat Kemenkeu didakwa terima Rp 3,7 miliar dan USD 53.200Suap RAPBN-P, eks pejabat Kemenkeu didakwa terima Rp 3,7 miliar dan USD 53.200. Mantan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan, Yaya Purnomo, didakwa menerima gratifikasi Rp 3.745.000.000, USD 53.200 dan SGD 325.000.
-
News •Nama Romahurmuziy kembali disebut dalam kasus suap RAPBN-P 2018"Dalam pertemuan tersebut Erwin Pratama Putra menyampaikan Kabupaten Kampar juga telah mengajukan usul anggaran di APBN 2018 melalui Romahurmuziy anggota Komisi XI DPR dan meminta agar terdakwa (Yaya Purnomo) mengawalnya atas permintaan tersebut terdakwa bersedia untuk mengawalnya," ucap jaksa Wawan.